BI Lanjutkan Cetak Uang Baru dengan Tanda Tangan Baru
Bank Indonesia memastikan pencetakan uang kertas baru dengan tanda tangan Gubernur Perry Warjiyo dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap berlanjut sesuai kebutuhan dan tahapan rutin.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 21.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bank Indonesia menyatakan bahwa proses pencetakan uang kertas dengan tanda tangan Gubernur periode 2018–2026, Perry Warjiyo, dan Menteri Keuangan periode 2025–2026, Purbaya Yudhi Sadewa, tetap berjalan sesuai jadwal operasional. Gubernur BI, Destry Damayanti, menegaskan bahwa penerbitan uang baru ini bukan bentuk kebijakan baru, melainkan bagian dari siklus rutin yang dilakukan secara terencana.
Pencetakan uang kertas tidak dilakukan secara serentak, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan aktual di lapangan. Destry menjelaskan bahwa setiap tahun BI melakukan perhitungan menyeluruh terhadap kebutuhan uang kartal, termasuk mempertimbangkan distribusi wilayah dan tingkat akses layanan keuangan digital. Proses ini dilakukan secara bertahap, bukan dalam jumlah besar secara mendadak.
Kebutuhan uang kartal masih signifikan, terutama di wilayah terpencil yang belum terjangkau oleh sistem pembayaran digital. Destry menekankan bahwa keberadaan uang kertas tetap penting untuk menjamin inklusi keuangan, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada transaksi tunai. Dalam konteks ini, uang kertas bukan sekadar alat tukar, tetapi juga instrumen kebijakan moneter yang stabil.
Rencana pencetakan uang kertas dan logam dibahas secara bersama antara BI dan pemerintah, terutama menjelang akhir tahun. Pertemuan tersebut membahas target pertumbuhan uang beredar dan volume penerbitan yang diperlukan untuk periode berikutnya. Dalam diskusi tersebut, BI menyampaikan proyeksi money supply, sementara pemerintah menyampaikan kebutuhan issuance yang sesuai dengan kebijakan fiskal.
Uang yang menjadi perbincangan publik, khususnya pecahan Rp100 ribu emisi 2022 dengan tahun cetak 2026, merupakan bagian dari rangkaian penerbitan yang telah direncanakan sejak awal. Meski sempat menjadi incaran kolektor di media sosial, uang tersebut tetap berlaku secara sah dan siap beredar secara luas. BI menegaskan bahwa keberadaan tanda tangan pejabat baru bukan indikasi perubahan kebijakan, melainkan kelanjutan dari proses standar pencetakan uang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
PT Vaksindo Satwa Nusantara sukses mengekspor vaksin hewan senilai Rp1,9 miliar ke empat negara Afrika sebagai langkah ekspansi pasar pertama di benua tersebut.
24 September 2026

Anggaran Kemenhub 2027 Rp32,9 Triliun, Laut Terbesar
Ditjen Perhubungan Laut menjadi penerima anggaran terbesar di Kemenhub dengan Rp10,49 triliun, menyesuaikan prioritas peningkatan keselamatan dan konektivitas maritim.
24 September 2026

Anggaran 2027 Basarnas Belum Cukup, Kekurangan Rp2,29 Triliun
Basarnas mengalokasikan anggaran Rp1,56 triliun untuk 2027, masih kurang Rp2,29 triliun dari kebutuhan sebenarnya, terutama untuk sarana dan prasarana pencarian dan pertolongan.
24 September 2026

Pemerintah Masih Rancang Desain Program Rekening Gratis
Pemerintah belum menentukan anggaran detail dan desain pelaksanaan program pembukaan rekening gratis dengan saldo awal Rp50 ribu untuk masyarakat.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Gen Z AS Dorong Masuknya Mobil Listrik China
Kamis, 24 September 2026, 23.13 WITA

