Sabtu, 10 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gempa M 7,7 di Panama Ditetapkan sebagai Bencana Besar

Presiden Panama menyatakan gempa berkekuatan 7,7 sebagai bencana besar setelah mengguncang wilayah terpencil dan menimbulkan kerusakan infrastruktur serta kepanikan massal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 10 Oktober 2026, 09.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Gempa M 7,7 di Panama Ditetapkan sebagai Bencana Besar📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Panama, Jose Raul Mulino, secara resmi menetapkan gempa bumi yang melanda negaranya pada Jumat (9/10) sebagai bencana besar, menyusul dampak luas yang ditimbulkan oleh guncangan berkekuatan magnitudo 7,7. Gempa yang berpusat di Pitaloza Arriba, sebuah wilayah terpencil, terjadi dalam dua episentrum berturut-turut, dengan skala 6,6 dan 7,7, memicu kerusakan pada bangunan dan jalan di sejumlah daerah.

Di Kota Panama, sekitar 200 kilometer dari pusat gempa, masyarakat panik saat guncangan berkepanjangan menggoyangkan gedung-gedung tinggi. Salah satu warga, Salomon Andion (46), menggambarkan kondisi yang mengerikan, di mana perabot berat seperti lemari dan tempat tidur bergoyang hebat, bahkan peralatan dapur terlepas dari posisinya. Video yang tersebar di media sosial menunjukkan air dari kolam renang atap gedung tinggi lebih dari 20 lantai tumpah akibat getaran.

Di wilayah lain, seperti Penonome di Provinsi Cocle, warga mengungkapkan ketakutan saat jembatan di atas Terusan Panama bergoyang hebat, meski tetap utuh saat kendaraan melintas. Juana Alveo (38) mengaku anaknya terjebak di sekolah saat gempa terjadi, menunjukkan tingginya tingkat kepanikan dan ketidakpastian. Meski begitu, hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat awalnya mencatat magnitudo gempa mencapai 8,0, tetapi kemudian direvisi menjadi 7,7. Peringatan tsunami sempat dikeluarkan untuk wilayah Pasifik timur, namun ditarik setelah ancaman berkurang. Menteri Kesehatan Fernando Boyd menyebut Provinsi Herrera, Cocle, dan Los Santos sebagai daerah paling terdampak, dengan Kota Tonosi di Los Santos benar-benar terisolasi. Upaya evakuasi dan bantuan sedang dipersiapkan melalui jalur udara, mengingat akses darat tidak dapat dilalui.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya