Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gubernur Dorong Integrasi Rantai Nilai Halal di Jatim

Khofifah harap Emil Dardak perkuat ekosistem halal Jatim melalui kolaborasi terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Gubernur Dorong Integrasi Rantai Nilai Halal di Jatim📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya memperkuat rantai nilai halal secara menyeluruh sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam acara pelantikan pengurus wilayah dan daerah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jatim di Surabaya, ia menyampaikan keyakinan bahwa kepemimpinan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak periode 2026–2031 akan mampu mendorong keterhubungan antar sektor ekonomi syariah yang lebih erat.

Khofifah menyoroti pengalaman Emil yang telah membuktikan komitmennya terhadap pengembangan ekonomi syariah dalam periode sebelumnya, termasuk dalam membangun kemitraan antar pelaku usaha. Ia menekankan perlunya mengintegrasikan UMKM, industri halal, ekonomi pesantren, dan sektor produktif lainnya dalam satu rantai nilai yang berkelanjutan, bukan hanya berhenti pada sertifikasi produk.

Upaya ini, menurut Khofifah, menjadi kunci untuk menaikkan kualitas produksi, memperluas akses pembiayaan, serta memperkuat daya saing pasar. Ia menyebut bahwa Jawa Timur telah mencatatkan prestasi tinggi dengan meraih juara pertama dalam tiga kategori Anugerah Adinata Syariah 2026, termasuk Pertumbuhan Pelaku Usaha Bersertifikasi Halal, Inovasi Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS).

Dengan pencapaian tersebut, Khofifah berharap momentum positif dapat terus dipertahankan dan diperluas. Ia menekankan bahwa ekosistem halal bukan hanya soal sertifikasi, tetapi tentang transformasi sistem ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya