Jateng Naik Peringkat Jadi Destinasi Ramah Muslim Nasional
Jawa Tengah meraih posisi kedua sebagai destinasi wisata ramah muslim terbaik nasional dalam Indonesia Muslim Travel Index 2026, meningkat dari peringkat kelima tahun sebelumnya.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 17.49 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 28x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Jawa Tengah berhasil meraih peringkat kedua dalam penilaian Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026, menandai kemajuan signifikan dibandingkan posisi kelima pada tahun sebelumnya. Pencapaian ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan, khususnya bagi wisatawan muslim. Penghargaan diterima secara langsung oleh Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, sebagai wakil Gubernur Ahmad Luthfi, di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (16/10).
Gus Yasin menyampaikan bahwa peningkatan peringkat menjadi pemicu bagi Pemprov Jateng untuk memperluas cakupan layanan ramah muslim di seluruh wilayah. Ia menekankan pentingnya integrasi antara pariwisata berkelanjutan, fasilitas ibadah, dan ekonomi syariah sebagai fondasi utama pengembangan destinasi. “Ini bukan sekadar pencapaian, tapi komitmen bersama menuju 2027 sebagai tahun transformasi pariwisata yang berkelanjutan dan ramah muslim,” ujarnya.
Upaya pengembangan mencakup peningkatan infrastruktur di sektor perhotelan, kuliner halal, serta fasilitas publik di destinasi wisata. Salah satu inovasi yang telah diimplementasikan adalah hadirnya fasilitas kolam renang terpisah di Karanganyar sejak 2024, yang menjadi model bagi pengembangan serupa di wilayah lain. Gus Yasin menegaskan bahwa kolaborasi dengan Bank Indonesia dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menjadikan layanan ramah muslim merata di seluruh Jawa Tengah.
Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyoroti bahwa Indonesia menempati posisi kedua sebagai destinasi ramah muslim terbaik di dunia menurut Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026, dengan skor 79—angka tertinggi sepanjang sejarah keikutsertaan. Ia menyatakan bahwa potensi wisatawan muslim global sangat besar, dengan proyeksi kunjungan mencapai 262 juta orang pada 2030 dan pengeluaran mencapai 310 miliar dolar AS per tahun. Menpar menekankan bahwa wisata muslim bukan lagi pasar khusus, melainkan bagian utama dari strategi pariwisata nasional.
IMTI 2026 dirancang sebagai alat evaluasi kesiapan daerah dalam menyediakan layanan ramah muslim berdasarkan empat pilar utama: akses, komunikasi, lingkungan, dan layanan. Indeks ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki kualitas destinasi secara berkelanjutan. Menpar menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan dan akses informasi menjadi kunci untuk menarik lebih banyak wisatawan muslim internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

