Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kebijakan Tidak Naik Kelas Diperkuat untuk Bangun Karakter Siswa

Pemerintah siap menerapkan kebijakan tidak naik kelas secara otomatis mulai tahun ajaran 2027/2028 sebagai langkah peningkatan kualitas belajar dan karakter siswa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 09.00 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
Kebijakan Tidak Naik Kelas Diperkuat untuk Bangun Karakter Siswa📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tengah menyiapkan penerapan kebijakan tidak naik kelas secara otomatis untuk tahun ajaran 2027/2028. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap rendahnya capaian akademik yang masih terjadi di tingkat sekolah dasar dan menengah. Tujuannya bukan sekadar menyeleksi siswa berdasarkan nilai, melainkan mendorong peningkatan kualitas pembelajaran secara holistik.

Menurut pejabat kementerian, kebijakan ini dirancang untuk membangun disiplin belajar, memperdalam pemahaman materi, serta memperkuat mental dan karakter peserta didik. Evaluasi kenaikan kelas tidak lagi mengandalkan hasil ujian semata, melainkan juga mempertimbangkan perkembangan perilaku, sikap, dan keterampilan sosial siswa. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan.

Kebijakan ini telah disampaikan kepada Presiden dan telah mendapatkan persetujuan. Selain itu, pemerintah juga tengah menyusun peraturan menteri serta panduan teknis sebagai dasar hukum pelaksanaan. Proses penyusunan sedang berjalan secara intensif untuk memastikan kebijakan dapat diterapkan secara merata dan efektif di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam konteks pendidikan nasional, kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan. Dengan penekanan pada kualitas bukan hanya kuantitas, pemerintah berharap masyarakat melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang yang berkelanjutan dan bermakna.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya