Korea Selatan Siap Kirim Pasukan ke Selat Hormuz
Korea Selatan tengah mempersiapkan pengerahan militer ke Selat Hormuz, termasuk pesawat patroli, satuan penjinak ranjau, dan kapal logistik, dengan proses masih menunggu persetujuan lembaga negara.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 11.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 11x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Korea Selatan kini sedang melaksanakan persiapan konkret untuk mengerahkan pasukan angkatan laut ke Selat Hormuz, sebagaimana dikonfirmasi oleh sumber dari Kementerian Pertahanan Nasional. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas ketegangan regional yang meningkat di wilayah tersebut, terutama terkait ancaman penempatan ranjau laut dan gangguan jalur pelayaran internasional.
Dalam rencana yang sedang dirancang, militer Korsel akan mengerahkan pesawat patroli laut P-8, satuan khusus penjinak bahan peledak, serta kapal pendukung logistik untuk mendukung operasi keamanan maritim. Rencana ini disiapkan secara intensif meskipun secara resmi belum diluncurkan secara penuh.
Sebelumnya, pemerintah Korsel menyatakan bahwa kehadiran militer hanya akan dilakukan setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran berakhir. Namun, tekanan dari pihak Amerika, termasuk kritik terbuka dari mantan Presiden Donald Trump, telah mendorong peninjauan ulang terhadap posisi netralitas Seoul. Trump sebelumnya menyebut adanya diskusi mengenai pembentukan pangkalan operasional dan strategi bersama dengan negara-negara terkait.
Pengerahan pasukan tersebut tetap memerlukan persetujuan dari Dewan Keamanan Nasional, keputusan resmi dari Kabinet, serta dukungan dari Majelis Nasional. Proses ini menunjukkan bahwa keputusan politik dan keamanan nasional tetap menjadi prioritas utama, meskipun langkah teknis dan operasional telah dimulai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Supervisor 34 Tahun Cari Kerja Sesuai Pengalaman
Seorang supervisor berusia 34 tahun berjuang menemukan pekerjaan yang sesuai keterampilan setelah kontrak kerja berakhir, dengan pilihan terbatas dan harapan tetap optimistis meski harus memulai dari bawah.
24 Oktober 2026

Nenek 96 Tahun Raih 15 Juta Pengikut, Bantu Biaya Panti Jompo
Nenek asal Connecticut berhasil menutupi biaya tinggal di panti jompo sebesar Rp190 juta per bulan melalui pendapatan dari media sosial.
24 Oktober 2026

<Korea Utara dan Ancaman Invasi: Realitas atau Simulasi Game?>
<Game Call of Duty menggambarkan invasi Korea Utara ke Korea Selatan, yang secara historis pernah terjadi dan kini kembali menjadi perhatian akibat perubahan sikap Pyongyang.>
24 Oktober 2026

Champi Masuki Wilayah China Setelah Guyur Taiwan dan Jepang
Topan Champi melanda China setelah merusak Taiwan dan pulau selatan Jepang, menyebabkan evakuasi massal, pemadaman listrik, dan pembatalan ratusan penerbangan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

