Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menhan Tekankan Peran Prajurit dalam Bantu Masyarakat Sumba

Menteri Pertahanan meninjau pangkalan Yonif TP 930/Toda Tebi dan menekankan kewajiban prajurit membantu warga atasi kesulitan di wilayah terpencil.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 21.04 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
Menhan Tekankan Peran Prajurit dalam Bantu Masyarakat Sumba📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin melakukan peninjauan langsung ke Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 930/Toda Tebi di Katikutama, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat, 16 Oktober 2026. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan operasional satuan dan memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah setempat. Ia bertemu dengan Asisten Daerah II Kabupaten Sumba Tengah Lukas Wolu serta pejabat lokal untuk membahas kondisi terkini wilayah yang menjadi tempat tugas permanen satuan TNI AD pertama kali.

Dalam sesi paparan, Komandan Yonif TP 930/Toda Tebi menyampaikan kondisi kesatrian, kesiapan prajurit, serta capaian pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Menhan kemudian meninjau secara langsung fasilitas pangkalan dan asrama, serta memberikan arahan kepada ratusan prajurit yang hadir. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian dan kesiapan tempur dalam menjalankan tugas di wilayah terpencil.

Sjafrie menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan dan semangat prajurit muda yang bertugas di Sumba Tengah. Ia menegaskan bahwa penempatan satuan ini bukan sekadar strategi militer, tetapi bentuk komitmen negara untuk memperkuat kedaulatan dan mempercepat pembangunan daerah. “Pangkalan ini adalah hasil dari kepercayaan rakyat dan negara. Tugas kalian bukan hanya membela NKRI, tetapi juga menjadi mitra dalam meringankan beban masyarakat,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Menhan memastikan bahwa satuan TNI yang ditempatkan di wilayah terluar benar-benar berfungsi sebagai penopang stabilitas dan pembangunan. Ia menekankan bahwa kewajiban prajurit melampaui tugas militer—termasuk turut serta dalam penyelesaian persoalan sosial dan ekonomi masyarakat lokal. Tujuan utamanya adalah menciptakan sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun daerah yang lebih mandiri dan sejahtera.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya