Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Motor Listrik Tembus 280 Ribu Unit, Regulasi Jadi Fondasi Ekosistem Hijau

Pencapaian 280 ribu unit motor listrik hingga Agustus 2026 menunjukkan efektivitas regulasi komprehensif yang mendorong transformasi mobilitas berkelanjutan di Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 15.23 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
Motor Listrik Tembus 280 Ribu Unit, Regulasi Jadi Fondasi Ekosistem Hijau📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pencapaian signifikan dalam penggunaan sepeda motor listrik di Tanah Air terus menunjukkan momentum positif, dengan jumlah kendaraan listrik roda dua mencapai 280.000 unit hingga bulan Agustus 2026. Angka ini menjadi bukti nyata bahwa kepastian regulasi yang telah dibentuk pemerintah mampu mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan secara masif di berbagai daerah. Dengan dukungan kebijakan yang terstruktur, masyarakat mulai beralih dari kendaraan konvensional menuju alternatif yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Kementerian Perindustrian menegaskan bahwa kerangka regulasi untuk pengembangan kendaraan listrik telah lengkap dan berjalan optimal di lapangan. Kebijakan ini mencakup peta jalan manufaktur, insentif finansial, serta penetapan batas minimum Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) khusus untuk kendaraan emisi rendah, baik roda dua maupun roda empat. Kehadiran Peraturan Presiden dan Peraturan Pemerintah sebagai payung hukum memberikan kepastian bagi pelaku industri dan investor dalam melakukan investasi di sektor kendaraan listrik.

Peningkatan tren penggunaan kendaraan listrik didorong oleh berbagai faktor, termasuk fluktuasi harga BBM yang tinggi di pasar global dan kesadaran masyarakat terhadap efisiensi energi. Di sektor mobil listrik, penetrasi pasar hingga Agustus 2026 mencapai 16,8 persen secara akumulatif, menunjukkan dominasi yang kian kuat dibanding kendaraan berbasis fosil. Sementara untuk sepeda motor listrik, meski masih dalam tahap adaptasi pasar, pertumbuhan volume terus stabil berkat dukungan Program Motor Listrik Nasional (Molinas) yang terus dioptimalkan.

Data perkembangan menunjukkan lonjakan signifikan pada periode 2023 hingga 2024, yang dipicu oleh insentif pemerintah dan peningkatan infrastruktur pendukung. Peningkatan ini tidak hanya terjadi secara kuantitatif, tetapi juga menggambarkan perubahan perilaku konsumen yang mulai mempertimbangkan aspek keberlanjutan dalam memilih kendaraan. Proyeksi masa depan menunjukkan bahwa angka penggunaan motor listrik akan terus meningkat seiring dengan kematangan ekosistem dan peningkatan aksesibilitas pengisian daya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya