Jumat, 9 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

MoU Kemensos-BRIN Dorong Inovasi untuk Sekolah Rakyat

Kerja sama antara Kemensos dan BRIN diwujudkan melalui MoU untuk memanfaatkan hasil riset guna memperkuat pendidikan dan infrastruktur di Sekolah Rakyat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
MoU Kemensos-BRIN Dorong Inovasi untuk Sekolah Rakyat📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Sosial dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman guna memperkuat penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Kerja sama ini bertujuan memanfaatkan hasil riset dan inovasi BRIN dalam mendukung proses pembelajaran serta peningkatan fasilitas pendukung bagi siswa, khususnya di asrama. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab dipanggil Gus Ipul, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pendidikan berkualitas bagi anak-anak terlantar di seluruh tanah air.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Gus Ipul dan Kepala BRIN Arif Satria di hadapan sejumlah pejabat tinggi dan perwakilan dari berbagai instansi terkait. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan siswa Sekolah Rakyat Tingkat 1 (SRT 1) Kabupaten Bekasi, yang menunjukkan kemampuan lintas bahasa, musik, dan sastra. Salah satu siswa, Dani Dwi Maulana, yang menjabat sebagai Ketua OSIS SMA SRT 1 Bekasi, berbagi pengalaman transformasi pribadi: "Di sini saya menemukan jati diri, sebelumnya saya pemalu dan sulit bersosialisasi."

Gus Ipul menyampaikan bahwa BRIN telah menghasilkan berbagai inovasi yang berpotensi mendukung kebutuhan siswa, termasuk sepatu hasil riset yang dapat didistribusikan kepada siswa baru pada tahun ajaran mendatang. Ia menekankan pentingnya produk dalam negeri yang tidak hanya efisien, tetapi juga menumbuhkan rasa kebanggaan. Selain itu, BRIN akan menyediakan alat pengolahan sampah dan air bersih untuk mendukung kenyamanan dan keberlanjutan infrastruktur di sekolah.

Arif Satria menegaskan bahwa BRIN akan terus memetakan kebutuhan nyata dari Sekolah Rakyat untuk mengarahkan riset dan inovasi secara spesifik. Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen kuat untuk menjalankan amanat konstitusi dengan memberi kesempatan setara bagi semua anak, terutama yang berada dalam kondisi rentan. “Setiap anak memiliki potensi yang mungkin belum terlihat, dan Sekolah Rakyat hadir untuk mengungkapnya,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, serta jajaran pejabat tinggi lainnya dari Kemensos dan BRIN. Dengan dukungan lintas institusi, kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi transformasi pendidikan inklusif yang berkelanjutan dan berbasis inovasi nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya