Pemantauan Serentak 10.070 Titik Koperasi Merah Putih Dimulai
Pemerintah mulai pemantauan lapangan serentak terhadap 10.070 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memastikan kesiapan distribusi barang subsidi di seluruh wilayah.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 15.47 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 47x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah resmi meluncurkan pemantauan dan evaluasi lapangan secara serentak terhadap 10.070 titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sejak Kamis, 15 Oktober. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden untuk memastikan kesiapan operasional koperasi dalam mendistribusikan komoditas dan barang subsidi kepada masyarakat. Monitoring dilakukan selama delapan hari berturut-turut, melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait yang telah dibagi tugas secara nasional.
Pemantauan ini berawal dari Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Jakarta. Hadir dalam rapat para menteri, wakil menteri, serta direksi BUMN seperti PLN, Perum Bulog, Pupuk Indonesia, Kimia Farma, dan PT. Agrinas Pangan Nusantara. Zulkifli menegaskan bahwa tujuan utama pemantauan adalah memverifikasi ketersediaan barang subsidi, termasuk beras SPHP, minyak goreng, LPG 3 kg, dan pupuk, serta kelengkapan sarana operasional di lapangan.
Dari data per 14 Oktober 2026 pukul 09.05 WIB, sebanyak 83.363 KDKMP telah memiliki badan hukum, 79.733 terdaftar dalam sistem SIMKOPDES, dan 60.854 telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Secara fisik, 28.240 titik telah selesai 100 persen, sementara 7.392 lainnya masih dalam tahap pembangunan. Pemerintah daerah, termasuk gubernur, bupati/walikota, dan camat, turut dilibatkan untuk menangani kendala pasokan dan logistik secara cepat dan efisien.
Untuk memastikan penanganan kendala berjalan optimal, pemerintah menyiapkan posko pemantauan yang diinisiasi oleh Menteri Koperasi bekerja sama dengan Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan. Posko ini akan memantau perkembangan operasional, mencatat temuan, serta mendorong penyelesaian masalah secara real-time. Tujuannya adalah memastikan semua KDKMP siap beroperasi dan melayani masyarakat sesuai target pemerintah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

