Pemantauan Serentak 8.000 Kopdes Merah Putih Dimulai Besok
Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan akan memantau secara langsung 8.000 koperasi desa merah putih di seluruh Indonesia mulai besok, bersama TNI dan pemerintah daerah, untuk menjamin kelancaran pasokan barang subsidi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 35x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kegiatan pemantauan serentak terhadap 8.000 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan dimulai besok, dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Langkah ini dilakukan secara kolaboratif dengan kementerian terkait, TNI, dan pemerintah daerah, bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan barang-barang subsidi di tingkat desa, mengevaluasi kendala operasional, serta menjamin kelancaran rantai distribusi di lapangan.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Zulhas menyatakan bahwa dari target 35 ribu unit koperasi hingga akhir tahun, sekitar 29 ribu telah memenuhi syarat operasional. Sebanyak 8.000 unit menjadi fokus utama dalam pemantauan minggu ini, terutama untuk menjamin ketersediaan bahan pokok seperti pupuk, gula, minyak goreng, LPG, serta beras subsidi dari Bulog.
Program ini, menurut Zulhas, merupakan inisiatif strategis yang melibatkan seluruh lapisan pemerintahan hingga tingkat camat dan kepala desa. Ia menekankan bahwa koperasi desa belum dapat berjalan secara mandiri secara instan, sehingga memerlukan masa pembinaan selama satu hingga dua tahun. “Karena sebelumnya desa belum terbiasa berwirausaha, maka diperlukan pelatihan, bimbingan, dan pendampingan intensif agar sistem ini berjalan optimal,” ujarnya.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan kesiapan perusahaan untuk memenuhi pasokan beras SPHP secara maksimal ke seluruh unit Kopdes Merah Putih. Setiap KDKMP diharapkan memiliki stok minimal 2 ton, yang dikirim berdasarkan pesanan resmi (Purchase Order) yang diajukan melalui sistem Agrinas Pangan. Saat ini, lebih dari 1.250 unit telah mengajukan PO dan siap menerima distribusi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

