Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Siapkan Bantuan Beras 30 Kg untuk 33,2 Juta Keluarga

Pemerintah menyalurkan bantuan pangan berupa 30 kg beras kepada 33,2 juta penerima dari desil 1 hingga 4 selama Oktober–Desember 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 15.42 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 125x dibuka
Pemerintah Siapkan Bantuan Beras 30 Kg untuk 33,2 Juta Keluarga📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah telah menyiapkan satu juta ton beras untuk disalurkan secara serentak kepada 33,2 juta keluarga miskin yang masuk dalam desil 1 hingga 4, meliputi periode Oktober, November, dan Desember 2026. Penyaluran bantuan ini telah mendapatkan persetujuan resmi dari Presiden dan surat pelaksanaan telah diterbitkan, menandai langkah konkret dalam upaya menjamin kecukupan pangan bagi keluarga berpenghasilan rendah.

Setiap penerima akan menerima beras sebanyak 30 kilogram dalam satu kali penyaluran, dengan harapan distribusi dimulai pekan depan setelah proses logistik dan koordinasi teknis selesai. Menteri Koordinator Bidang Pangan menegaskan bahwa bantuan ini dirancang untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, terutama di tengah fluktuasi harga pangan yang masih menjadi tantangan.

Selain bantuan langsung, pemerintah juga memperkuat stabilitas harga melalui program Beras SPHP yang dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram. Program ini telah diperluas dengan tambahan alokasi satu juta ton hingga Maret 2027, serta penambahan pasokan jagung pakan sebanyak 150 ribu ton hingga Desember 2026, guna mencegah dampak kemarau kering dan krisis pangan di sektor pakan ternak.

Dalam penyerahan simbolis di Kendari, 750 penerima dari delapan kelurahan menerima masing-masing lima kilogram beras premium sebagai bentuk uji coba dan penguatan sistem. Penerima telah diverifikasi oleh pemerintah kelurahan dan merupakan warga yang sebelumnya belum mendapat bantuan karena kendala administrasi atau pengambilan. Realisasi penyaluran periode Juli–September 2026 di Sulawesi Tenggara mencapai 97,42 persen, sementara di Kota Kendari sebesar 97,31 persen, menunjukkan efektivitas sistem distribusi.

Upaya menjaga keterjangkauan pangan juga didukung oleh Gerakan Pangan Murah yang dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kota Kendari, dan Perum BULOG di lokasi kegiatan. Program ini bertujuan memastikan akses terhadap pangan pokok tetap terjaga, terutama di wilayah yang rentan terhadap fluktuasi harga.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya