Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Penari Gandrung Sewu Asal Palembang Tiba di Banyuwangi Usai Kebakaran Feri

Ratusan penari Gandrung Sewu dari Palembang dan Lampung tiba di Banyuwangi dalam kondisi selamat, didampingi Ikawangi, dan siap tampil dalam pergelaran tahunan meski sempat trauma akibat kebakaran kapal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 23.24 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 18x dibuka
Penari Gandrung Sewu Asal Palembang Tiba di Banyuwangi Usai Kebakaran Feri📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Para penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung tiba dengan selamat di Banyuwangi setelah mengalami kejadian tak terduga saat menyeberang dari Merak menuju Bakauheni, ketika kapal feri terbakar. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut langsung rombongan yang tiba dalam kondisi fisik dan mental terpapar trauma, namun tetap menunjukkan semangat tinggi untuk mengikuti pergelaran Gandrung Sewu 2026. Ia menyampaikan rasa syukur atas keselamatan seluruh penari dan pendamping, serta apresiasi terhadap dukungan Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Sumatera Selatan yang memfasilitasi perjalanan mereka hingga tujuan.

Meski sebagian dari mereka mengalami cedera ringan dan kehilangan kostum serta aksesori penting seperti kipas dan selendang, para penari tetap berkomitmen untuk tampil pada malam pertunjukan. Bupati Ipuk menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menanggung seluruh kebutuhan selama mereka berada di Banyuwangi, termasuk pengurusan dokumen kehilangan seperti KTP. Penyerahan aksesori resmi dilakukan secara simbolis dalam upacara penyambutan sebagai bentuk dukungan moral dan logistik.

Fitri, salah satu penari dari Palembang, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas keselamatan yang diraih, serta semangat untuk tetap tampil di tengah keterbatasan. Ia menekankan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar pertunjukan, melainkan bentuk komitmen terhadap tradisi budaya yang menjadi ikon Banyuwangi. Pergelaran tahunan ini dijadwalkan berlangsung di Pantai Marina Boom pada Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 18.30 WIB.

Pertunjukan kali ini menampilkan total 1.300 penari, dengan 200 di antaranya berasal dari luar Banyuwangi, termasuk dari Jakarta, Bali, Malang, Pasuruan, dan daerah lain di Sumatera. Kehadiran penari dari berbagai wilayah menunjukkan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya yang terus tumbuh. Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi lintas daerah, menegaskan nilai-nilai persatuan melalui seni dan tradisi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya