Penari Gandrung Sewu Asal Palembang Tiba di Banyuwangi Usai Kebakaran Feri
Ratusan penari Gandrung Sewu dari Palembang dan Lampung tiba di Banyuwangi dalam kondisi selamat, didampingi Ikawangi, dan siap tampil dalam pergelaran tahunan meski sempat trauma akibat kebakaran kapal.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 23.24 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 18x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Para penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung tiba dengan selamat di Banyuwangi setelah mengalami kejadian tak terduga saat menyeberang dari Merak menuju Bakauheni, ketika kapal feri terbakar. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut langsung rombongan yang tiba dalam kondisi fisik dan mental terpapar trauma, namun tetap menunjukkan semangat tinggi untuk mengikuti pergelaran Gandrung Sewu 2026. Ia menyampaikan rasa syukur atas keselamatan seluruh penari dan pendamping, serta apresiasi terhadap dukungan Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Sumatera Selatan yang memfasilitasi perjalanan mereka hingga tujuan.
Meski sebagian dari mereka mengalami cedera ringan dan kehilangan kostum serta aksesori penting seperti kipas dan selendang, para penari tetap berkomitmen untuk tampil pada malam pertunjukan. Bupati Ipuk menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menanggung seluruh kebutuhan selama mereka berada di Banyuwangi, termasuk pengurusan dokumen kehilangan seperti KTP. Penyerahan aksesori resmi dilakukan secara simbolis dalam upacara penyambutan sebagai bentuk dukungan moral dan logistik.
Fitri, salah satu penari dari Palembang, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas keselamatan yang diraih, serta semangat untuk tetap tampil di tengah keterbatasan. Ia menekankan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar pertunjukan, melainkan bentuk komitmen terhadap tradisi budaya yang menjadi ikon Banyuwangi. Pergelaran tahunan ini dijadwalkan berlangsung di Pantai Marina Boom pada Sabtu, 24 Oktober 2026, mulai pukul 18.30 WIB.
Pertunjukan kali ini menampilkan total 1.300 penari, dengan 200 di antaranya berasal dari luar Banyuwangi, termasuk dari Jakarta, Bali, Malang, Pasuruan, dan daerah lain di Sumatera. Kehadiran penari dari berbagai wilayah menunjukkan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya yang terus tumbuh. Kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi lintas daerah, menegaskan nilai-nilai persatuan melalui seni dan tradisi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ngatiyem Bangkitkan Jamu H’Dayah dari Pengalaman Sakit Suami
Pelaku UMKM asal Ciawi, Bogor, mengembangkan jamu instan H’Dayah berbasis herbal setelah suaminya sembuh dari gangguan paru-paru dan hati setelah mengonsumsi racikan kunyit putih dan jahe merah.
24 Oktober 2026

Peradi SAI dan TP PKK Gelar Sosialisasi Hukum di Bali
Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum digelar di Denpasar untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap pencegahan kekerasan fisik dan verbal melalui edukasi hukum.
24 Oktober 2026

Pemanggilan Ulang Dandhy Laksono Dijadwalkan 27 Oktober
Polda Metro Jaya mengatur ulang pemanggilan sutradara film Pesta Babi, Dandhy Dwi Laksono, untuk klarifikasi terkait laporan narasumber yang menilai karya tersebut melanggar privasi.
24 Oktober 2026

Jelang Bulan Pemburu, Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan dengan Hujan Malam
BMKG memperkirakan Jakarta berawan hingga berawan tebal pada 24 Oktober 2026, dengan potensi hujan di Selatan dan Timur malam hari, menjelang fenomena Hunter's Moon.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

BEI Pantau Transaksi Saham PNSE dan DKHH Akibat Volatilitas Ekstrem
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Agoes Projosasmito Akuisisi Saham BRMS Senilai Rp2,4 M
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Inflasi Jepang Naik, BOJ Pertimbangkan Kenaikan Suku Bunga Lagi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Saham Murah Bukan Jaminan Menguntungkan, Ini Peringatan Ahli
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.39 WITA

Menko Airlangga: Bukan Hanya MSCI yang Menentukan Kredibilitas Pasar Modal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

BRI Perluas Akses Magang Nasional untuk Generasi Muda
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.38 WITA

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Sabtu, 24 Oktober 2026, 15.37 WITA

