Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Sementara Akibat Kebakaran Hutan
Jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup mulai 17 Oktober 2026 untuk menjamin keselamatan dan mendukung upaya pemadaman kebakaran hutan di kawasan Tahura Raden Soerjo.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 17.55 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 145x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kehutanan telah mengambil kebijakan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang. Keputusan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap kebakaran hutan yang melanda kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo sejak Jumat, 16 Oktober 2026. Penutupan berlaku mulai hari ini dan belum memiliki batas waktu pasti, sesuai surat resmi dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura Raden Soerjo.
Kebakaran terjadi di wilayah Resort Konservasi Wilayah (RKW) 03 Pasuruan, mencakup Desa Jatiarjo dan Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Titik api menyebar di lima lokasi kritis, termasuk Puthuk Bulak, Guo Gambir, Tungwulung, Anjat, dan Gunung Ringgit. Kondisi tersebut memicu langkah antisipatif agar sumber daya operasional dapat difokuskan pada penanganan darurat tanpa terganggu aktivitas pendakian.
Upaya pemadaman dilakukan secara kolaboratif melibatkan personel Polisi Hutan, Manggala Agni, serta relawan yang berjumlah total 27 orang. Strategi utama meliputi pembuatan sekat bakar dan penanganan api secara manual di area yang dapat diakses. Selain itu, regu pemadam tambahan telah disiagakan untuk mendukung proses pemadaman, terutama menyusul munculnya titik api baru dalam beberapa hari terakhir.
Sampai saat ini, luas area yang terdampak kebakaran belum dapat dipastikan secara akurat. Namun, pihak terkait menegaskan bahwa keselamatan manusia menjadi prioritas utama. Penutupan jalur pendakian bukan hanya untuk mencegah risiko terkena asap atau api, tetapi juga untuk menghindari gangguan terhadap operasi pemadaman yang sedang berlangsung secara intensif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

