Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Sementara Akibat Kebakaran Hutan

Jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup mulai 17 Oktober 2026 untuk menjamin keselamatan dan mendukung upaya pemadaman kebakaran hutan di kawasan Tahura Raden Soerjo.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 17.55 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 145x dibuka
Pendakian Arjuno-Welirang Ditutup Sementara Akibat Kebakaran Hutan📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kehutanan telah mengambil kebijakan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang. Keputusan ini dikeluarkan sebagai respons terhadap kebakaran hutan yang melanda kawasan Taman Hutan Raya Raden Soerjo sejak Jumat, 16 Oktober 2026. Penutupan berlaku mulai hari ini dan belum memiliki batas waktu pasti, sesuai surat resmi dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tahura Raden Soerjo.

Kebakaran terjadi di wilayah Resort Konservasi Wilayah (RKW) 03 Pasuruan, mencakup Desa Jatiarjo dan Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Titik api menyebar di lima lokasi kritis, termasuk Puthuk Bulak, Guo Gambir, Tungwulung, Anjat, dan Gunung Ringgit. Kondisi tersebut memicu langkah antisipatif agar sumber daya operasional dapat difokuskan pada penanganan darurat tanpa terganggu aktivitas pendakian.

Upaya pemadaman dilakukan secara kolaboratif melibatkan personel Polisi Hutan, Manggala Agni, serta relawan yang berjumlah total 27 orang. Strategi utama meliputi pembuatan sekat bakar dan penanganan api secara manual di area yang dapat diakses. Selain itu, regu pemadam tambahan telah disiagakan untuk mendukung proses pemadaman, terutama menyusul munculnya titik api baru dalam beberapa hari terakhir.

Sampai saat ini, luas area yang terdampak kebakaran belum dapat dipastikan secara akurat. Namun, pihak terkait menegaskan bahwa keselamatan manusia menjadi prioritas utama. Penutupan jalur pendakian bukan hanya untuk mencegah risiko terkena asap atau api, tetapi juga untuk menghindari gangguan terhadap operasi pemadaman yang sedang berlangsung secara intensif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya