Pezeshkian Tekankan Legitimasi Iran di Sidang PBB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato di Majelis Umum PBB dengan menegaskan legitimasi bangsa Iran dan menyoroti pelanggaran hukum internasional oleh Amerika Serikat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 21.03 WITA·👁 3 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Presiden Iran Masoud Pezeshkian tampil dalam sidang Majelis Umum PBB dengan menyampaikan pernyataan yang disesuaikan secara mendadak setelah mendengar pidato Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia menjelaskan bahwa naskah pidato awalnya telah disiapkan, namun perlu direvisi menyusul konten yang disampaikan oleh pemimpin AS, yang menurutnya menambah urgensi untuk menyampaikan posisi Iran secara lebih tegas.
Dalam pidatonya, Pezeshkian menegaskan bahwa bangsa Iran memiliki akar sejarah yang kuat dan peradaban yang kaya, sehingga tidak mungkin dilenyapkan oleh tekanan eksternal. Ia menekankan bahwa negaranya tidak hanya mempertahankan eksistensi, tetapi juga hak-hak yang melekat sebagai bangsa merdeka dalam kerangka hukum internasional.
Ia mengkritik kebijakan AS yang dianggap melanggar norma-norma global, termasuk pelanggaran terhadap kerangka kerja kemanusiaan dan prinsip-prinsip hukum internasional. Menurutnya, tindakan yang diambil oleh Amerika Serikat tidak hanya menodai keadilan global, tetapi juga mengancam stabilitas perdamaian dunia.
Pernyataan Pezeshkian bertujuan untuk menyoroti realitas yang dialami Iran dan dunia dalam konteks konflik geopolitik yang berkepanjangan. Ia menekankan bahwa pidato tersebut bukan sekadar respons, melainkan upaya menyampaikan fakta yang sering kali terabaikan dalam narasi internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Iran Tegaskan Kemandirian Hadapi Tekanan Barat di PBB
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan negaranya tak akan menyerah atau tunduk pada tekanan AS dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB.
24 September 2026

Indonesia Dorong Transisi Iklim Berkeadilan di Forum PBB
Menteri Lingkungan Hidup menyampaikan komitmen nasional dan aksi nyata Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim di ajang PBB, menekankan sinergi antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan.
24 September 2026

Netanyahu Hadapi Badai Diplomatik di PBB
Perdana menteri Israel menggelar pidato di PBB dengan menyerang wali kota New York yang menuduhnya sebagai pelaku genosida, sementara kritik terhadap kebijakan perang Gaza makin menguat menjelang pemilu.
24 September 2026

Sarjana Pilih Jadi ART di Taiwan, Gaji Rp10 Juta Bulanan
Lulusan ekonomi asal Jawa Timur memilih bekerja sebagai asisten rumah tangga di Taiwan dengan pendapatan Rp10 juta per bulan, berhasil lunasi utang keluarga dalam waktu satu tahun.
24 September 2026
Berita Lainnya

Presiden Bentuk Badan Nasional untuk Pencegahan Karhutla dari Akar Rumput
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Presiden Dorong Riset Optimalisasi Lahan Gambut
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Mabes Polri Ambil Alih Penyelidikan Tenggelamnya Kapal Virgo
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Pemprov NTB dan DPR RI Perkuat Perlindungan PMI dari Hulu ke Hilir
Kamis, 24 September 2026, 23.29 WITA

Penyusunan UU Reforma Agraria Dilakukan dengan Pertimbangan Mendalam
Kamis, 24 September 2026, 23.28 WITA

Penularan HIV: Fakta Ilmiah di Balik Mitos yang Berkembang
Kamis, 24 September 2026, 23.22 WITA

Mobil Penumpang Kapal Pesiar Dipenuhi Anak Laba-Laba di Galveston
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

Vaksindo Ekspor Vaksin Unggas ke Afrika, Capai Rp1,9 Miliar
Kamis, 24 September 2026, 23.15 WITA

