Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Terima Sekjen PBB di Hambalang, Bahas Perdamaian dan Kerja Sama Multilateral

Presiden Prabowo Subianto menyambut Sekjen PBB António Guterres di Hambalang, membahas kerja sama global, dukungan terhadap Palestina, dan reformasi multilateralisme.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 09.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 87x dibuka
Prabowo Terima Sekjen PBB di Hambalang, Bahas Perdamaian dan Kerja Sama Multilateral📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada hari Minggu, 19 Oktober. Pertemuan yang berlangsung secara langsung ini menjadi wadah penting untuk memperkuat komunikasi strategis antara Indonesia dan organisasi internasional. Dalam kesempatan tersebut, Guterres menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan luar negeri Indonesia yang menekankan prinsip kemandirian dan keadilan global.

Sekjen PBB menekankan pentingnya peran Indonesia sebagai negara pemimpin dalam isu-isu perdamaian, khususnya terkait krisis di wilayah Palestina. Ia menyoroti langkah nyata yang diambil Indonesia dalam mendukung rakyat Palestina, termasuk dukungan diplomasi dan keterlibatan aktif dalam forum internasional. Guterres juga menyampaikan keinginan untuk berpamitan kepada Presiden Prabowo menjelang berakhirnya masa jabatannya pada Desember 2026, sebagai bentuk penghargaan atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.

Pertemuan di Hambalang turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Luar Negeri, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, serta perwakilan tetap Indonesia di New York. Sementara itu, rombongan Sekjen PBB didampingi Utusan Khusus untuk Isu Air Retno Marsudi dan Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Gita Sabharwal. Diskusi mencakup isu-isu global seperti reformasi sistem multilateral, pencapaian Agenda 2030, serta upaya mitigasi perubahan iklim.

Selain pertemuan di Hambalang, Guterres juga menjadwalkan kunjungan ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI di Bogor, tempat ia akan memberikan penghormatan kepada 50 prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian PBB. Ia juga akan bertemu dengan prajurit yang akan ditempatkan dalam misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah. Agenda berikutnya adalah pidato di Kementerian Luar Negeri dengan tema “Delapan Dekade Perserikatan Bangsa-Bangsa: Apa Selanjutnya?”, sebelum kembali ke New York pada Senin.

Kegiatan ini menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam membangun kemitraan multilateral yang efektif. Melalui dialog strategis dengan PBB, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia akan terus aktif dalam menjaga stabilitas global, mendukung pemulihan kemanusiaan, dan mendorong tatanan dunia yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya