Pramono Perluas Rute Transjabodetabek ke Bandung
Gubernur DKI Jakarta menegaskan rencana perluasan layanan Transjabodetabek dari Blok M hingga Bandung sebagai bagian dari upaya peningkatan mobilitas dan konektivitas antar wilayah.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 23 Oktober 2026, 17.48 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 39x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menyiapkan perluasan jaringan transportasi publik Transjabodetabek hingga ke Bandung, ibu kota Jawa Barat. Gubernur Pramono Anung Wibowo menyampaikan komitmen tersebut dalam forum internasional di Jakarta, menegaskan bahwa rute yang saat ini menghubungkan Jakarta Selatan dengan Depok, Bogor, dan Bekasi akan diperluas untuk mencakup wilayah lebih jauh. Ia menyebut Blok M sebagai titik awal strategis karena menjadi pusat aktivitas dan mobilitas terpadu.
Kawasan tersebut, menurut Pramono, telah berkembang menjadi destinasi utama generasi muda, tak hanya sebagai pusat perbelanjaan dan kuliner, tetapi juga sebagai pusat kreativitas dan budaya. Ia menyebut julukan “Negara Blok M” sebagai bentuk pengakuan atas popularitasnya, yang kini menjadi simbol konektivitas antar wilayah melalui sistem transportasi publik.
Integrasi infrastruktur menjadi kunci keberhasilan program ini. Blok M kini terhubung langsung dengan MRT dan Transjakarta, mempermudah akses dan mempercepat perjalanan warga. Pramono menekankan bahwa sinergi antara transportasi dan aktivitas ekonomi kreatif mampu menciptakan kawasan yang dinamis dan inklusif. Ia menilai hal ini sebagai bukti nyata bahwa sistem transportasi yang baik mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial.
Peningkatan jumlah pengguna transportasi publik menjadi indikator utama keberhasilan program. Hingga September 2026, penggunaan transportasi umum di DKI Jakarta meningkat 10,8 persen dibanding tahun sebelumnya. Rute Blok M-Bogor, yang awalnya menargetkan 2.000 penumpang harian, kini rata-rata menyerap hampir 10.000 pengguna setiap hari. Pramono menilai tren ini sebagai respons positif terhadap perbaikan kualitas layanan dan jaringan yang semakin terintegrasi.
Dengan perluasan rute ke Bandung, pemerintah berharap dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap transportasi umum. Harapannya, jumlah pengguna akan terus tumbuh, sejalan dengan upaya mengurangi kemacetan dan mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

