Saudi Tegaskan Langkah Pertahanan Hadapi Eskalasi Houthi
Arab Saudi menegaskan akan melindungi warga, pengunjung, dan jemaah umrah di tengah meningkatnya serangan milisi Houthi, sambil menekankan upaya politik dan bantuan kemanusiaan yang terus dilakukan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.37 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 100x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan komitmen penuh dalam menjamin keamanan warga negara, tamu, dan jemaah umrah di wilayahnya, seiring dengan eskalasi serangan milisi Houthi yang kian intensif. Dalam pernyataan resmi, pihak Riyadh menekankan bahwa langkah-langkah pertahanan yang diambil bersifat defensif dan proporsional, sekaligus menekankan prinsip perdamaian sebagai dasar kebijakan luar negeri.
Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H Amodi, menegaskan bahwa upaya diplomasi terus dilakukan, termasuk melalui koalisi internasional dan mekanisme yang dipimpin Utusan Khusus PBB untuk Yaman. Namun, ia menyayangkan sikap Houthi yang dinilai justru memperbesar eskalasi militer, termasuk serangan terhadap fasilitas sipil seperti bandara dan pelabuhan di wilayah strategis seperti Selat Bab al-Mandab dan Laut Merah.
Sejak 2012 hingga 2026, Arab Saudi telah menyalurkan bantuan kemanusiaan, pembangunan, dan ekonomi kepada rakyat Yaman senilai lebih dari 12,6 miliar dolar AS, atau setara 226 triliun rupiah. Dana tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan dasar, infrastruktur, dan pemulihan ekonomi di tengah krisis yang berkepanjangan. Pemerintah Riyadh menilai bantuan ini sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan dukungan terhadap pemerintah Yaman yang sah.
Serangan Houthi terhadap wilayah Saudi masih berlanjut, termasuk serangan ke Bandara Abha, Bandara Internasional Raja Khalid, dan Bandara Raja Fahd. Dalam periode tersebut, tercatat 17 warga sipil tewas dan 333 lainnya terluka, termasuk warga dari berbagai negara. Riyadh menegaskan bahwa milisi Houthi menggunakan sumber daya rakyat Yaman untuk membiayai persenjataan, termasuk rudal dan drone, yang justru mengancam stabilitas kawasan.
Pemerintah Arab Saudi kembali meminta masyarakat internasional untuk memenuhi kewajibannya sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Yaman. Riyadh menyerukan dukungan penuh kepada pemerintah Yaman yang sah, guna memulihkan fungsi negara, mengakhiri kudeta Houthi, dan menciptakan kondisi yang aman bagi seluruh warga, termasuk jemaah umrah dan pelaku perdagangan internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Pemerintah membangun 66 unit hunian tetap di dua lokasi di Lhokseumawe untuk memulihkan tempat tinggal warga terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.
24 Oktober 2026

Rasio Elektrifikasi Nasional Tembus 99,8 Persen, Tantangan di Desa Masih Menanti
Rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,8 persen, namun sekitar 11.000 desa dan dusun masih belum terjangkau listrik, dengan target pemerintah menyediakan akses listrik untuk semua hingga 2029.
24 Oktober 2026

Mentan Tekankan Kesiapan Swasembada Pangan Hadapi La Nina
Pemerintah siap menghadapi dampak La Nina melalui kesiapan infrastruktur dan kolaborasi nasional untuk menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan.
24 Oktober 2026

DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam Raih Penghargaan Energi Subroto 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pertamina Hulu Mahakam meraih penghargaan terbaik dalam kategori Tata Kelola dan Kepatuhan di ajang Penghargaan Energi Subroto 2026.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

