Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Saudi Tegaskan Langkah Pertahanan Hadapi Eskalasi Houthi

Arab Saudi menegaskan akan melindungi warga, pengunjung, dan jemaah umrah di tengah meningkatnya serangan milisi Houthi, sambil menekankan upaya politik dan bantuan kemanusiaan yang terus dilakukan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.37 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 100x dibuka
Saudi Tegaskan Langkah Pertahanan Hadapi Eskalasi Houthi📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan komitmen penuh dalam menjamin keamanan warga negara, tamu, dan jemaah umrah di wilayahnya, seiring dengan eskalasi serangan milisi Houthi yang kian intensif. Dalam pernyataan resmi, pihak Riyadh menekankan bahwa langkah-langkah pertahanan yang diambil bersifat defensif dan proporsional, sekaligus menekankan prinsip perdamaian sebagai dasar kebijakan luar negeri.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H Amodi, menegaskan bahwa upaya diplomasi terus dilakukan, termasuk melalui koalisi internasional dan mekanisme yang dipimpin Utusan Khusus PBB untuk Yaman. Namun, ia menyayangkan sikap Houthi yang dinilai justru memperbesar eskalasi militer, termasuk serangan terhadap fasilitas sipil seperti bandara dan pelabuhan di wilayah strategis seperti Selat Bab al-Mandab dan Laut Merah.

Sejak 2012 hingga 2026, Arab Saudi telah menyalurkan bantuan kemanusiaan, pembangunan, dan ekonomi kepada rakyat Yaman senilai lebih dari 12,6 miliar dolar AS, atau setara 226 triliun rupiah. Dana tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan dasar, infrastruktur, dan pemulihan ekonomi di tengah krisis yang berkepanjangan. Pemerintah Riyadh menilai bantuan ini sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan dan dukungan terhadap pemerintah Yaman yang sah.

Serangan Houthi terhadap wilayah Saudi masih berlanjut, termasuk serangan ke Bandara Abha, Bandara Internasional Raja Khalid, dan Bandara Raja Fahd. Dalam periode tersebut, tercatat 17 warga sipil tewas dan 333 lainnya terluka, termasuk warga dari berbagai negara. Riyadh menegaskan bahwa milisi Houthi menggunakan sumber daya rakyat Yaman untuk membiayai persenjataan, termasuk rudal dan drone, yang justru mengancam stabilitas kawasan.

Pemerintah Arab Saudi kembali meminta masyarakat internasional untuk memenuhi kewajibannya sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB terkait Yaman. Riyadh menyerukan dukungan penuh kepada pemerintah Yaman yang sah, guna memulihkan fungsi negara, mengakhiri kudeta Houthi, dan menciptakan kondisi yang aman bagi seluruh warga, termasuk jemaah umrah dan pelaku perdagangan internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya