Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sekolah Merah Putih di Rempang Siap Wujudkan Pendidikan Berkualitas

Pembangunan sekolah terintegrasi Merah Putih di Rempang, Batam, resmi dimulai dengan pemasangan tiang pancang, ditargetkan selesai 2028 untuk menjangkau anak prasejahtera dari hinterland.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 15.21 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Sekolah Merah Putih di Rempang Siap Wujudkan Pendidikan Berkualitas📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di kawasan Rempang, Batam, secara resmi dimulai setelah seremoni groundbreaking yang dilakukan oleh Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam/Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dan Ketua Yayasan Merah Putih, Eddy Hussy. Acara berlangsung pada Kamis (24/9) dan menjadi langkah konkret dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda dari keluarga prasejahtera di wilayah hinterland.

Sekolah ini akan dibangun di lahan seluas 18,5 hektare dan menjangkau tiga jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA, dengan sistem boarding school yang menjamin keterlibatan penuh dalam proses belajar. Proyek yang diserahkan kepada Yayasan Sekolah Merah Putih ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2028, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam membangun fondasi pendidikan yang kuat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Fasilitas yang disiapkan mencakup Gedung Olah Raga dan Serbaguna, Masjid, Gedung Peribadatan, Asrama untuk siswa dan guru, Perpustakaan Pusat, Kolam Renang Olimpik, lapangan bola, basket, voli, serta area parkir luas dan kolam resapan. Semua infrastruktur dirancang untuk mendukung pembelajaran holistik dan tumbuh kembang siswa secara optimal. Li Claudia Chandra menekankan bahwa sekolah ini bukan hanya tentang bangunan, tetapi juga tentang membangun karakter dan daya saing generasi muda dari Rempang, Galang, dan daerah lainnya.

Amsakar Achmad menyampaikan bahwa sekolah ini adalah bentuk tanggung jawab kolektif dalam menyiapkan anak-anak dari wilayah terpencil menjadi agen perubahan bagi pembangunan Batam dan Indonesia. Ia menegaskan bahwa pendidikan yang merata dan berkualitas menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pelaku usaha, dinilai krusial untuk menjamin kelancaran proyek hingga selesai.

Robinson Tan, Ketua Tim Pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih, menyebut inisiatif ini sebagai amanah besar bagi generasi mendatang. Ia menegaskan bahwa sekolah ini bukan sekadar lembaga pendidikan, tetapi menjadi simbol kesetaraan dan harapan bagi anak-anak dari latar belakang ekonomi terbatas. Dengan dukungan penuh dari pemimpin daerah dan masyarakat, sekolah ini diharapkan mampu menjadi pusat unggulan dalam mencetak generasi muda berkarakter, berdaya saing, dan siap berkontribusi bagi masa depan bangsa.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya