Jumat, 25 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Evaluasi Jalur Sepeda Jakarta Fokus pada Keselamatan dan Perbaikan Infrastruktur

Pemprov DKI Jakarta mulai evaluasi menyeluruh terhadap jalur sepeda dengan fokus pada perbaikan desain, lebar, dan kondisi permukaan, seiring komunitas pesepeda menyerukan uji coba dan pemeliharaan rutin.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 17.59 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 65x dibuka
Evaluasi Jalur Sepeda Jakarta Fokus pada Keselamatan dan Perbaikan Infrastruktur📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini memulai tahap evaluasi menyeluruh terhadap sistem jalur sepeda yang telah dibangun di ibu kota. Evaluasi ini dilandasi rekomendasi audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta mempertimbangkan hasil kajian perencanaan pemeliharaan jaringan jalur sepeda. Fokus utama meliputi penyesuaian desain pembatas, peningkatan kenyamanan, serta peningkatan aspek keselamatan pengguna sepeda di ruas jalan utama.

Salah satu poin krusial yang diangkat adalah penggantian stickcone sebagai pembatas jalur sepeda dengan paku marka jalan. Keputusan ini berdasarkan analisis terhadap aspek keselamatan, estetika, kemudahan perawatan, serta efisiensi biaya. Dinas Perhubungan DKI menilai paku marka lebih tahan lama dan minim risiko terhadap kecelakaan dibandingkan stickcone yang rentan tumbang atau terguling saat terkena benturan. Selain itu, planterbox di jalur Jenderal Sudirman hingga MH Thamrin juga menjadi objek penyesuaian desain dan lebar.

Penyelarasan lebar jalur sepeda dilakukan sebagai bagian dari mekanisme pembagian lajur lalu lintas yang berkeadilan. Dinas Perhubungan menegaskan bahwa setiap penyesuaian akan mempertimbangkan kebutuhan lalu lintas kendaraan, keamanan pesepeda, dan kenyamanan pengguna jalan secara keseluruhan. Evaluasi juga mencakup pemeliharaan permukaan jalur sepeda, termasuk perbaikan manhole yang berada di atas jalur, guna mencegah bahaya akibat lubang atau permukaan tidak rata.

Pemprov DKI menegaskan bahwa keputusan untuk mempertahankan jalur sepeda telah diambil melalui rapat koordinasi internal. Langkah ini menjadi respons terhadap berbagai masukan dari masyarakat, termasuk komunitas pesepeda. B2W Indonesia menyambut positif keputusan tersebut, menilainya sebagai bentuk komitmen terhadap transportasi berkelanjutan. Namun, mereka menekankan pentingnya uji coba nyata sebelum perubahan besar diterapkan, serta pengawasan berkelanjutan untuk mencegah kecelakaan akibat infrastruktur yang rusak.

Pihak dinas berencana melaksanakan tindak lanjut evaluasi secara bertahap. Proses ini diharapkan mampu menciptakan sistem jalur sepeda yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. Komunitas pesepeda menyerukan agar setiap kebijakan infrastruktur sepeda tidak hanya berbasis pada standar seragam, tetapi juga responsif terhadap kondisi lapangan dan kebutuhan nyata pengguna.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya