Kemenkes RI Percepat Vaksinasi di Sultra Melalui Kolaborasi Daerah
Pemerintah pusat dorong percepatan vaksinasi di Sulawesi Tenggara melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan tenaga kesehatan.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 21.00 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibukaKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara kini memperkuat upaya peningkatan cakupan vaksinasi nasional dengan mempercepat pelaksanaan program imunisasi melalui kerja sama lintas sektor. Langkah ini diambil sebagai respons atas arahan Kementerian Kesehatan RI yang menekankan pentingnya pencapaian target vaksinasi di tingkat daerah, khususnya di wilayah dengan akses terbatas. Koordinasi intensif dilakukan antara dinas kesehatan, camat, dan petugas kesehatan lapangan guna memastikan distribusi vaksin merata hingga tingkat desa.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah memanfaatkan data geospasial untuk memetakan daerah dengan tingkat cakupan rendah dan menyusun strategi penjangkauan yang lebih tepat sasaran. Peningkatan jumlah posyandu dan gerai vaksin keliling menjadi salah satu fokus utama, terutama di wilayah terpencil seperti Kecamatan Malili dan Wawo. Keterlibatan tokoh masyarakat serta tenaga kesehatan lokal turut diperkuat untuk menumbuhkan kepercayaan publik terhadap vaksin.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra menegaskan bahwa capaian vaksinasi telah menunjukkan peningkatan signifikan sejak bulan lalu, dengan rata-rata penambahan 15 ribu dosis per minggu. “Kami terus bergerak cepat, terutama di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau. Kolaborasi dengan semua pihak menjadi kunci utama,” ujar dia dalam konferensi pers virtual. Target akhir tahun ini adalah mencapai 85 persen vaksinasi dosis pertama bagi penduduk usia 12 tahun ke atas.
Upaya ini juga didukung oleh sistem pelaporan real-time yang memungkinkan pemantauan langsung dari tingkat desa hingga provinsi. Dengan data yang akurat dan transparan, kebijakan dapat disesuaikan secara dinamis. Pemerintah daerah berharap sinergi ini mampu menekan angka kasus aktif dan mencegah penyebaran varian baru di wilayah strategis seperti Kendari dan Kolaka.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Distribusi Air Bersih Menjangkau 160 Kepala Keluarga di Kolaka dan Koltim
Kodim Kolaka menyalurkan air bersih kepada 160 kepala keluarga di wilayah Kolaka dan Koltim sebagai respons atas keterbatasan akses air minum.
29 September 2026
Kemenag Wakatobi Perkuat Disiplin ASN Melalui Pemantauan Kehadiran
Kemenag Wakatobi tingkatkan disiplin aparatur sipil negara melalui pemantauan kehadiran secara ketat dan sistematis.
29 September 2026

Bupati Buton Perkuat Sinergi Forkopimda Atasi Konflik Pemuda
Bupati Buton bersama Forkopimda menggelar rapat koordinasi untuk menyelesaikan konflik antar pemuda di Kecamatan Takimpo dan Kombeli secara damai dan terstruktur.
29 September 2026

Kolaka Diminta Tata Kelola Nikel Berkeadilan
Forum dialog menekankan perlunya tata kelola industri nikel di Kolaka yang transparan, berkelanjutan, dan menghargai hak masyarakat serta lingkungan.
29 September 2026
Berita Lainnya

Brick Mansions Tampilkan Aksi Polisi dan Narapidana di Kota Terisolasi
Selasa, 29 September 2026, 21.26 WITA

The Weeknd Hadirkan Konser Imersif di Jakarta
Selasa, 29 September 2026, 21.26 WITA

Jay-Z Minta Kasus Pemerasan Dibuka Kembali Usai Tuduhan Pemerkosaan Dicabut
Selasa, 29 September 2026, 21.26 WITA

Dua Petani Lansia Ditetapkan Tersangka Karhutla di Jambi
Selasa, 29 September 2026, 21.10 WITA

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Tersangka Kecelakaan di Bekasi Timur
Selasa, 29 September 2026, 21.10 WITA

Menteri Israel Dorong Agresi di Tepi Barat Seperti Gaza
Selasa, 29 September 2026, 21.07 WITA
Mahathir Menangis Sambil Dampingi Jenazah Istri di Makam Negara
Selasa, 29 September 2026, 21.03 WITA

Trump Bantah Isu Cairkan Dana Iran
Selasa, 29 September 2026, 21.01 WITA

