Organda Usul BBM Subsidi Hanya untuk Angkutan Umum Plat Kuning
Organda menyarankan penyaluran BBM bersubsidi diperketat hanya bagi kendaraan umum berplat kuning untuk mengatasi penyaluran tidak tepat sasaran dan kelangkaan di lapangan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 12.14 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Organisasi Angkutan Darat (Organda) mengusulkan agar pemerintah membatasi penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi hanya kepada kendaraan angkutan umum dengan plat kuning. Usulan ini disampaikan sebagai respons terhadap persistensi kelangkaan BBM, antrean panjang, hingga konflik fisik yang kerap terjadi di sejumlah daerah. Menurut Sekretaris Jenderal DPP Organda, Kurnia Lesani Adnan, sistem saat ini dinilai tidak efektif dan rentan disalahgunakan oleh pemilik kendaraan pribadi yang tidak memenuhi kriteria penerima subsidi.
Ia menyoroti ketidakakuratan sistem verifikasi saat ini, di mana pendaftaran berbasis barcode tidak mewajibkan pemeriksaan dokumen kendaraan secara menyeluruh, seperti kelengkapan pajak dan STNK. Akibatnya, pelaku usaha yang taat aturan harus bersaing dengan pengguna kendaraan pribadi yang tidak berhak, sehingga menimbulkan ketidakadilan. Kurnia menegaskan bahwa semua pelaku transportasi umum yang memenuhi kewajiban hukum harus diberi hak yang sama, namun tetap harus diprioritaskan dalam distribusi subsidi.
Dengan membatasi akses BBM bersubsidi hanya untuk angkutan umum plat kuning, Organda meyakini dapat menghemat anggaran negara dalam jumlah signifikan. Dana yang terhemat bisa dialihkan untuk mempercepat pembangunan dan revitalisasi infrastruktur angkutan umum di seluruh wilayah. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mencegah praktik penyalahgunaan dan mendorong sistem yang lebih transparan dan berkelanjutan.
Kurnia menekankan pentingnya kebijakan tegas dari pemerintah, termasuk perubahan sistem pendataan yang terintegrasi dengan Samsat online, agar perbedaan antara kendaraan umum dan pribadi dapat ditegaskan secara teknis dan administratif. Ia menilai bahwa jika pemerintah serius menyelesaikan masalah ini, solusi sederhana seperti membatasi subsidi hanya untuk angkutan umum sudah cukup, tanpa perlu kompromi. Penegakan aturan yang jelas menjadi kunci untuk mengakhiri kericuhan di lapangan dan memastikan subsidi benar-benar menjangkau penerima yang layak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PHK Meningkat, Penciptaan Kerja Tetap Dominan
Data PHK naik hingga 53.490 orang per Agustus 2026, tetapi penciptaan lapangan kerja masih lebih besar, sejalan dengan penurunan TPT menjadi 4,65%—terendah dalam 32 tahun.
28 September 2026

Penempatan Manajer Kopdes Tak Selalu di Domisili Asal, Ini Alasannya
Pemerintah menjelaskan penempatan manajer Koperasi Desa Merah Putih tidak selalu di wilayah asal karena pertimbangan kesiapan infrastruktur dan keseimbangan kebutuhan regional.
28 September 2026

Taylor Swift Raih Rekor VMA Terbanyak dengan Dedikasi ke Dolly Parton
Taylor Swift meraih penghargaan Video of the Year VMA 2026 untuk *The Fate of Ophelia*, sekaligus menorehkan rekor sebagai pemenang terbanyak sepanjang sejarah MTV VMA dengan total 31 piala.
28 September 2026

Huawei Qingyun L420z Siap Lawan MacBook Neo dengan Spesifikasi Unggul
Laptop bisnis Huawei Qingyun L420z hadir dengan layar OLED 2,8K, baterai 70 Wh, dan konektivitas lengkap sebagai penantang langsung MacBook Neo.
27 September 2026
Berita Lainnya

Rifqi Mahesa Sabet Medali Emas di Arung Palakka Champion Bone 2026
Senin, 28 September 2026, 12.42 WITA

Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Sulawesi Tenggara
Senin, 28 September 2026, 12.18 WITA

Potensi Hujan Lebat di 19 Wilayah, BMKG Imbau Waspada
Senin, 28 September 2026, 12.18 WITA

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 di Bandung Tegaskan Kebangkitan Kepemerintahan Digital Awal Kemerdekaan
Senin, 28 September 2026, 12.17 WITA

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Ekonomi Berdaulat
Senin, 28 September 2026, 12.16 WITA

Konektivitas Digital Jadi Fondasi Indonesia Berdaulat
Senin, 28 September 2026, 12.16 WITA

Pergeseran Kurikulum di Kampus China Akibat Dominasi AI
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

Konektivitas Digital sebagai Fondasi Kedaulatan Nasional
Senin, 28 September 2026, 12.15 WITA

