Paus Sperma Betina Terdampar di Ternate Ditangani Tim KKP
Paus sperma betina berukuran 9,8 meter yang terdampar di Pantai Afe-Taduma, Ternate, ditangani KKP bersama pemda dan masyarakat, lalu dikuburkan sesuai prosedur.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 09.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Sebuah paus sperma betina berukuran besar ditemukan terdampar di pesisir Pantai Afe-Taduma, Kelurahan Afe-Taduma, Kecamatan Pulau Ternate, pada Selasa, 8 September 2026. Laporan awal diterima oleh Tim Balai Pengelolaan Kelautan Kupang Satpel Sorong Wilker Ternate dari masyarakat setempat, kemudian segera ditindaklanjuti dengan penanganan lapangan bersama pemerintah daerah dan komunitas setempat.
Proses penanganan meliputi identifikasi awal, pengukuran morfometrik, dan penentuan kondisi tubuh. Hasil pengamatan menunjukkan paus tersebut berjenis kelamin betina dengan tingkat pembusukan sedang (kode 3), serta kulit tubuh yang mulai mengelupas. Panjang total tubuh mencapai 9,8 meter, lingkar badan 6,6 meter, sirip dada berukuran 75 sentimeter, sirip punggung 40 sentimeter, dan panjang ekor 2,8 meter.
Karena ukuran tubuh yang besar dan bobot tinggi, penguburan dilakukan menggunakan ekskavator sebagai alat berat untuk memindahkan bangkai dan menggali lubang. Lokasi penguburan dipilih di sekitar titik penemuan untuk memudahkan pemantauan jangka panjang. Proses ini dilakukan dengan memperhatikan standar teknis dan kepatuhan terhadap prosedur penanganan mamalia laut yang terdampar.
Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Kupang, Imam Fauzi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Ternate dan masyarakat atas respons cepat dan kerja sama yang sinergis. Ia menegaskan bahwa pelaporan dari masyarakat dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penanganan. Koordinasi yang efisien, menurutnya, tidak hanya menjamin prosedur terpenuhi, tetapi juga mendukung upaya pemantauan ekosistem laut di wilayah pesisir.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PDIP Usulkan Ambang Batas 6 Persen dan Pemilu Terpisah
PDIP mengusulkan kenaikan ambang batas parlemen menjadi 6 persen dan pemisahan Pileg dengan Pilpres untuk meningkatkan efektivitas sistem demokrasi dan kembali menekankan peran legislatif.
25 September 2026
Menko Yusril Buka Akses Media Pantau Fasilitas Lapas Cibinong
Menteri Koordinator Hukum dan HAM mempersilakan media memverifikasi langsung klaim fasilitas mewah di Lapas Cibinong pasca-sidak Ombudsman.
25 September 2026

PDIP Tanggapi Elektabilitas Tertinggal dari Gerindra
PDIP menanggapi hasil survei yang menempatkan Gerindra unggul jauh di posisi teratas, dengan tetap menekankan konsistensi perjuangan dan kehadiran di masyarakat.
25 September 2026

Pengembangan Produksi Rokok Elektrik Dalam Negeri Dipercepat
Perusahaan berencana alih teknologi dan tingkatkan produksi perangkat rokok elektrik di dalam negeri demi kurangi ketergantungan impor dan tingkatkan kapasitas lokal.
25 September 2026
Berita Lainnya

Macklemore Gelar Tur Mandiri Dukung Palestina Pasca Didepak dari Tur Ed Sheeran
Jumat, 25 September 2026, 09.29 WITA

Pakistan Tugaskan Jenderal Pensiunan Jadi Sekjen Pertama Pakta Mekkah
Jumat, 25 September 2026, 09.12 WITA

Presiden Suriah Goda Trump dengan New Jersey dalam Pembicaraan Golan
Jumat, 25 September 2026, 09.12 WITA

Jepang Kuatkan Rantai Pasok Pertanian dengan Teknologi dan Koperasi
Jumat, 25 September 2026, 09.09 WITA

Pameran Sejarah Tibet 1987–1989 Tampilkan Kekerasan dan Perlawanan Rakyat
Jumat, 25 September 2026, 09.08 WITA

Gugatan Ijazah Gibran Di MK: Soal Konstitusi, Bukan Hanya Persyaratan Pendidikan
Jumat, 25 September 2026, 09.06 WITA

11 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Sama Angkatan dengan Wakapolda Metro Jaya
Jumat, 25 September 2026, 09.06 WITA

BaraJP Minta MK Tolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Jumat, 25 September 2026, 09.06 WITA

