Pelatihan Kenali Tumbuhan Diharapkan Tingkatkan Literasi Keanekaragaman Hayati
UPA Kebun Ilmu Hayati UHO gelar pelatihan pengenalan jenis tumbuhan untuk tingkatkan pengetahuan masyarakat dan pendukung keberlanjutan ekosistem lokal.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.30 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibukaKendari, ıNarasikita - Sejumlah mahasiswa dan masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara mengikuti pelatihan pengenalan jenis tumbuhan yang diselenggarakan oleh Unit Pengelolaan Aset (UPA) Kebun Ilmu Hayati Universitas Halu Oleo. Kegiatan ini dirancang sebagai upaya strategis untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap keanekaragaman tumbuhan lokal, sekaligus mendorong partisipasi aktif dalam pelestarian lingkungan. Dengan pendekatan praktik langsung di lapangan, peserta diajak mengidentifikasi tanaman berdasarkan ciri morfologi dan fungsi ekologisnya.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini melibatkan sejumlah pakar botani dan pengelola konservasi dari berbagai instansi terkait. Materi pelatihan mencakup identifikasi tumbuhan endemik, tanaman berpotensi ekonomi, serta pentingnya dokumentasi keanekaragaman hayati. Peserta juga diberikan pelatihan dasar dalam pengumpulan dan pengawetan sampel tanaman secara ilmiah, yang diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan konservasi dan pendidikan lingkungan di tingkat komunitas.
Kepala UPA Kebun Ilmu Hayati menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menjadikan kawasan tersebut sebagai pusat edukasi dan riset keanekaragaman hayati. “Kami ingin masyarakat tidak hanya mengenal tanaman, tetapi juga memahami perannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kesejahteraan sosial,” ujarnya. Tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan generasi yang lebih peduli dan proaktif dalam menjaga kekayaan alam daerah.
Pelatihan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun basis data lokal tentang flora Sulawesi Tenggara. Dengan pemahaman yang lebih mendalam, diharapkan muncul inisiatif lokal dalam pengelolaan kawasan hijau, konservasi spesies langka, serta pemanfaatan tumbuhan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Kadis Kominfo Kendari Soroti Sinergi Jaga Keteraturan Frekuensi
Dalam peringatan HUT Postel, Kadis Kominfo Kendari tekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk menjaga keamanan dan ketertiban penggunaan frekuensi radio.
27 September 2026
Promo '2 in 1 Kesegaran' Hadirkan Minuman Segar di Hotel Zenith Kendari
Hotel Zenith Kendari hadirkan promo spesial '2 in 1 Kesegaran' untuk menawarkan pengalaman minuman segar terbaik bagi tamu dan masyarakat sekitar.
27 September 2026
Pecatur Tunanetra Asal Sultra Tampil di Kejurnas Catur UHO
La Ode Ahmad, pecatur tunanetra asal Sulawesi Tenggara, tampil dalam Kejurnas Catur Universitas Halu Oleo dengan tujuan membuktikan kemampuan di kancah nasional.
27 September 2026

18 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini
Sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Sulawesi Tenggara, berpotensi mengalami hujan lebat hingga angin kencang pada Jumat (25/9), berdasarkan prakiraan BMKG.
27 September 2026
Berita Lainnya

Penembakan Massal di Afrika Selatan Tewaskan 27 Orang
Minggu, 27 September 2026, 17.48 WITA

China Kirim Panda Baru ke Atlanta Setelah Kunjungan Xi ke AS
Minggu, 27 September 2026, 17.48 WITA

Indonesia Kecam Isu Papua di Forum PBB
Minggu, 27 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Diproyeksikan Lanjut Koreksi di Awal Pekan
Minggu, 27 September 2026, 17.46 WITA

Luna Kecelakaan Parah Akibat Rem Dibajak
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

KPK Temukan Valuta Asing dalam Penggeledahan di Kantor BPN Jatim
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

Komnas HAM Dorong Aturan Turunan UU Reforma Agraria Lindungi Masyarakat Adat
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

Menteri Keuangan Israel Dorong Operasi Militer di Tepi Barat
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

