Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

PHE Perkuat Visi Karbon Netral Lewat Asri Basin

PT Pertamina Hulu Energi mempercepat pengembangan pusat penyimpanan karbon regional di Asri Basin dengan dukungan teknologi CCUS dan kerja sama internasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 21.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 11x dibuka
PHE Perkuat Visi Karbon Netral Lewat Asri Basin📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menegaskan komitmennya dalam mempercepat transisi energi melalui penerapan teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS/CCS). Dalam forum internasional KCCUS Forum di Seoul, Korea Selatan, Direktur Investasi & Pengembangan Bisnis PHE, Dannif Utojo Danusaputro, memaparkan langkah strategis yang sedang dilakukan untuk mewujudkan pengelolaan emisi karbon secara efektif. Ia menekankan pentingnya pendekatan bertahap, dimulai dari proyek uji coba hingga pengembangan infrastruktur skala besar.

Hingga kini, PHE telah melaksanakan sepuluh inisiatif CCUS dengan total volume CO₂ yang disimpan mencapai 5.671 ton ekivalen. Salah satu pencapaian utama adalah injeksi karbon pertama di Lapangan Sukowati yang berhasil dilakukan pada Desember 2023, diikuti studi uji coba teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) berbasis CO₂ pada tahun 2025. Proyek-proyek ini menjadi fondasi penting dalam pengembangan sistem penyimpanan karbon yang berkelanjutan dan dapat dikembangkan secara komersial di masa depan.

PHE bersama ExxonMobil kini tengah membangun Asri CCS Hub sebagai pusat penyimpanan karbon berskala regional. Proyek ini mencakup seluruh rantai operasional, mulai dari pengangkutan CO₂ cair (LCO₂), terminal penerimaan, pipa lepas pantai, sumur injeksi, hingga fasilitas penyimpanan bawah permukaan. Lokasi Asri Basin dipilih karena memiliki potensi penyimpanan mencapai 2,9 gigaton, posisi strategis di dekat sumber emisi domestik, serta akses pelayaran yang memadai.

Dannif menegaskan bahwa kesiapan teknis, komersial, dan institusional telah dipenuhi. Potensi penyimpanan karbon nasional diperkirakan mencapai 578 gigaton, tersebar di 20 cekungan produktif. Kehadiran regulasi pendukung seperti Peraturan Menteri ESDM No. 2/2023 dan Peraturan Presiden No. 14/2024 tentang CCS lintas batas telah menciptakan fondasi hukum yang mendukung kolaborasi internasional. PHE optimistis Asri CCS Hub dapat menjadi pusat utama penyimpanan karbon yang memberi manfaat ekonomi dan lingkungan bagi Indonesia dan mitra global.

Dengan fokus pada prinsip ESG, PHE berkomitmen untuk menjaga integritas operasional melalui tata kelola perusahaan yang baik, budaya kepatuhan, dan pencegahan praktik tidak etis. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan—termasuk sektor maritim, teknologi, dan investasi—dipandang sebagai kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi dekarbonisasi energi yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya