Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Paramount Siapkan Utang Rp133 Miliar untuk Akuisisi Warner Bros

Paramount Skydance berencana tambah utang Rp133,6 miliar melalui pinjaman berjangka B untuk mendukung akuisisi Warner Bros. Discovery senilai US$111 miliar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 09.27 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Paramount Siapkan Utang Rp133 Miliar untuk Akuisisi Warner Bros📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan hiburan global, Paramount Skydance, mengumumkan langkah strategis baru dalam proses akuisisi Warner Bros. Discovery (WBD) dengan merancang pendanaan tambahan sebesar US$7,5 miliar, setara Rp133,6 miliar berdasarkan kurs hari ini. Dana ini akan diperoleh melalui sindikasi pinjaman berjangka "B" dengan jaminan senior, sebagai bagian dari rencana keuangan menyeluruh untuk menyelesaikan merger senilai US$111 miliar. Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Paramount untuk melanjutkan proses integrasi bisnis yang telah berjalan dalam beberapa bulan terakhir.

Secara keseluruhan, Paramount menargetkan pendanaan utang berjaminan mencapai sekitar US$44,4 miliar, termasuk dana tambahan yang baru direncanakan. Uang hasil pinjaman ini, dikombinasikan dengan kas internal dan pendanaan ekuitas yang telah disepakati sebelumnya, akan digunakan secara eksklusif untuk membayar harga akuisisi WBD serta melunasi utang operasional tertentu. Perusahaan menegaskan bahwa struktur keuangan ini dirancang agar tetap mempertahankan stabilitas finansial jangka panjang, meskipun memperbesar beban utang.

Estimasi dari Morgan Stanley menunjukkan bahwa setelah merger terjadi, entitas gabungan Paramount-Warner Bros. diperkirakan memiliki utang bersih mencapai US$77,2 miliar pada akhir 2026. Namun, perubahan terkini dalam skema pendanaan, termasuk tambahan pinjaman yang sedang diproses, bisa memengaruhi proyeksi tersebut. Di sisi lain, dukungan finansial dari sektor swasta juga menjadi fondasi penting, termasuk komitmen ekuitas dari Larry Ellison, pendiri Oracle, yang menawarkan jaminan pribadi senilai US$46,7 miliar.

Selain itu, Paramount telah memperoleh komitmen pendanaan dari tiga dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) dari Arab Saudi, Qatar, dan Uni Emirat Arab sebesar US$24 miliar. Dalam kesepakatan ini, tiga negara Timur Tengah tersebut akan mendapatkan 38,5 persen saham dalam entitas gabungan setelah merger terealisasi. Proses akuisisi telah mendekati tahap akhir, setelah berhasil menyelesaikan gugatan antimonopoli dengan jaksa agung dari 12 negara bagian AS.

Meski demikian, upaya hukum masih berlanjut dari pihak-pihak yang menolak merger, termasuk kelompok Block the Merger yang mengajukan permohonan darurat ke Pengadilan Distrik AS. Mereka meminta hakim, Martínez-Olguín, untuk memberikan kesempatan bagi pihak-pihak terkait untuk mengajukan keberatan resmi terhadap proses akuisisi. Namun, langkah tersebut belum menghambat progres signifikan dari kesepakatan yang telah disepakati secara substansial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya