Pemerintah Percepat 5 Kawasan Peternakan Terintegrasi
Lima kawasan peternakan terintegrasi di Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo ditargetkan selesai tahun depan untuk mendukung program makan bergizi gratis.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 15.40 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mempercepat pembangunan lima kawasan peternakan terintegrasi di berbagai wilayah untuk memperkuat produksi ayam, telur, dan susu secara nasional. Tujuan utamanya adalah menjamin ketersediaan pangan bergizi guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diharapkan rampung pada 2027. Proyek ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan melalui industrialisasi sektor peternakan dari hulu hingga hilir.
Pembangunan lima kawasan tersebut telah mendapatkan anggaran sekitar Rp2,2 triliun dari total alokasi Rp17 triliun yang disiapkan pemerintah. Lima lokasi utama meliputi Lampung, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Gorontalo. Seluruh administrasi dan pencairan dana telah diselesaikan, sehingga pekerjaan di lapangan dapat segera dipercepat. Targetnya, semua fasilitas infrastruktur, termasuk pabrik pakan dan pembibitan, selesai dalam waktu satu tahun.
Kawasan peternakan ini dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mencakup seluruh rantai produksi—mulai dari produksi jagung sebagai bahan baku pakan, pembibitan ayam (DOC), budi daya, produksi telur, hingga pengembangan peternakan sapi perah untuk produksi susu. Dengan integrasi ini, logistik menjadi lebih efisien karena bahan baku seperti jagung akan diproduksi di daerah sekitar kawasan peternakan, seperti Bone dan Soppeng, tanpa harus dikirim ke pusat pengolahan jauh.
Pembangunan pabrik pakan di dekat sentra produksi jagung diharapkan menekan biaya logistik dan meningkatkan efisiensi rantai pasok. Dengan adanya fasilitas pembibitan ayam dan pakan lokal, kebutuhan akan DOC dan pakan tidak lagi bergantung pada impor atau distribusi dari wilayah jauh. Hal ini juga menjamin ketersediaan bahan baku secara stabil, sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional.
Pemerintah menekankan bahwa program ini bukan sekadar peningkatan produksi, tetapi investasi strategis untuk kualitas sumber daya manusia. Konsumsi ayam, telur, dan susu yang terus-menerus diharapkan mampu meningkatkan gizi anak-anak, mendukung tujuan menciptakan generasi emas yang cerdas dan sehat. Dengan demikian, penguatan peternakan nasional menjadi fondasi penting menuju Indonesia Emas.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Bintang Chemical Resmikan Pabrik Baru di Cikande, Target Produksi 20.000 Ton Tahunan
PT Bintang Chemical Indonesia mulai pembangunan pabrik baru di Cikande dengan kapasitas 20.000 ton cat per tahun, ditargetkan beroperasi penuh pada 2027.
28 September 2026

Pendanaan LRT Perpanjangan Didukung Sinergi Investasi Nasional
Kolaborasi antara lembaga keuangan nasional dan pemerintah daerah diharapkan mempercepat perluasan jaringan LRT Jakarta tanpa membebani APBD.
27 September 2026

Pembangunan Digital Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat
Wamenkomdigi menekankan bahwa keberhasilan digitalisasi dilihat dari manfaat langsung bagi masyarakat, bukan hanya cakupan jaringan.
27 September 2026

China Bangun Masa Depan dengan Rencana Jangka Panjang
Kunjungan redaktur ke Beijing dan Shanghai mengungkap strategi sistemik pembangunan berkelanjutan, dari kota hijau hingga pelatihan robot berbasis kecerdasan berwujud.
27 September 2026
Berita Lainnya

Pengacara Muda Asal Muna Barat Pilih Berpolitik di Partai Rakyat Indonesia
Senin, 28 September 2026, 16.20 WITA

MNC University Edukasi Generasi Muda soal Pajak Digital
Senin, 28 September 2026, 15.48 WITA

APBN sebagai Pelindung Ekonomi dari Guncangan Global
Senin, 28 September 2026, 15.47 WITA

Minum Minuman Manis Harian Tingkatkan Risiko Kanker Lambung
Senin, 28 September 2026, 15.46 WITA

Sidang PHPU Pilpres 2024 Lanjut, Pembuktian Ijazah Gibran Digelar 30 September 2026
Senin, 28 September 2026, 15.46 WITA

Kalapas Cibinong Akui Perintahkan Pemindahan Barang Temuan Ombudsman
Senin, 28 September 2026, 15.46 WITA

Ombudsman Absen Rapat DPR Soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
Senin, 28 September 2026, 15.44 WITA

Makassar Tumbuh 7,04%, Fraksi PKS Apresiasi Kinerja Pemkot
Senin, 28 September 2026, 15.44 WITA

