Polisi Periksa Kepatuhan SOP Setelah Tewasnya Pemuda dalam Tawuran
Penyidikan internal dilakukan usai seorang remaja tewas akibat luka tembak saat polisi membubarkan tawuran di Makassar, dengan fokus pada kepatuhan terhadap standar operasional prosedur.
Redaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 09.00 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Polrestabes Makassar kini melakukan pendalaman terhadap tindakan anggota kepolisian yang terlibat dalam pembubaran aksi tawuran antarkelompok warga di Jalan Kandea III, Tallo, pada dini hari Minggu (27/9). Kematian seorang pemuda berusia 19 tahun, Rafli Ramadhani atau akrab disapa Pingky, yang diduga tewas akibat tembakan, memicu proses pemeriksaan internal guna menilai apakah langkah yang diambil sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyatakan bahwa penyelidikan tengah mengumpulkan rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi yang hadir di tempat kejadian. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara objektif untuk memastikan apakah tindakan penggunaan kekuatan, termasuk tembakan, telah dilakukan sesuai aturan dan dalam kondisi mendesak.
Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar setelah mengalami luka tembak di bagian punggung yang menembus hingga tubuh depan. Meski telah diberikan pertolongan medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Menurut keterangan, bentrokan melibatkan lebih dari seratus orang dari dua kelompok yang saling bertikai. Saat tiba di lokasi, petugas awal hanya berjumlah lima orang dan sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk menghentikan aksi.
Namun, situasi justru memburuk ketika massa menyerang balik dengan melemparkan batu, anak panah, serta berlindung di balik tameng tripleks. Dalam kondisi tersebut, polisi menghadapi ancaman langsung terhadap keselamatan diri. Arya menekankan bahwa penggunaan senjata api hanya diperbolehkan jika ada ancaman nyata terhadap jiwa petugas atau masyarakat, dan tetap harus melalui prosedur yang terukur.
Untuk mencegah eskalasi dan mempertahankan ketertiban, Polrestabes Makassar menambah jumlah personel di kawasan Tallo serta menjalin komunikasi intensif dengan tokoh masyarakat dan pengurus lingkungan. Tujuannya adalah menjaga stabilitas keamanan pasca-insiden dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lima Pria Ditangkap Terkait Aktivitas Mencurigakan Dekat Pangkalan Udara RAF Fairford
Lima pria ditahan karena dugaan persiapan aksi terorisme di dekat RAF Fairford, setelah laporan aktivitas mencurigakan melibatkan tiga kendaraan dan sekelompok orang di kawasan terpencil.
28 September 2026

Lima Brigjen Pol Resmi Jabat Kapolda dan Wakapolda
Lima perwira tinggi Polri resmi menjabat Kapolda dan Wakapolda setelah keputusan mutasi dari Kapolri pada akhir Agustus 2026.
28 September 2026

Indonesia Perkuat Kolaborasi Global Tangani Penipuan Daring
Pemerintah memperkuat koordinasi lintas negara melalui mekanisme baru untuk percepatan penanganan penipuan daring terorganisasi secara global.
28 September 2026
Tiga Kapolda Asal Akpol 1993 Sama Angkatan dengan Kadivhubinter
Tiga Kapolda kini menjabat bersamaan dengan Irjen Pol Untung Widyatmoko, yang baru dilantik sebagai Kadivhubinter Polri, semua berasal dari angkatan Akpol 1993.
28 September 2026
Berita Lainnya

Paramount Siapkan Utang Rp133 Miliar untuk Akuisisi Warner Bros
Senin, 28 September 2026, 09.27 WITA

Dakota Johnson Bocorkan Pengalaman Kerja Bareng Taylor Swift
Senin, 28 September 2026, 09.27 WITA

Aktor Hollywood Kesulitan Pertahankan Asuransi Kesehatan
Senin, 28 September 2026, 09.27 WITA

Portugal Raih Kemenangan Dramatis di Norwegia
Senin, 28 September 2026, 09.13 WITA

Yunani Tumbangkan Jerman di Kandang
Senin, 28 September 2026, 09.13 WITA

Indonesia Siap Laga Penentu di Semifinal Bulutangkis Asian Games
Senin, 28 September 2026, 09.13 WITA

Indonesia Siap Tantang China dan Thailand di Semifinal Bulutangkis Asian Games
Senin, 28 September 2026, 09.13 WITA

Indonesia Hormati Keputusan Filipina Bebaskan Mary Jane
Senin, 28 September 2026, 09.12 WITA

