Pria di Bandung Tewaskan Ibu Tiri dengan Setrum dan Pisau
Seorang pria berusia 32 tahun tega membunuh ibu tirinya di Bandung dengan alat setrum dan pisau dapur, diduga akibat dendam dan perebutan harta.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Peristiwa tragis terjadi di sebuah rumah di Jalan Pamitran, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, pada Minggu sore (27/9), saat seorang perempuan berusia 53 tahun ditemukan tewas dengan luka tusukan parah di tubuhnya. Korban, yang merupakan ibu tiri dari pelaku, diduga menjadi korban kekerasan berulang yang dimulai dengan serangan listrik menggunakan alat kejutan sebelum diserang dengan pisau dapur berkali-kali.
Menurut keterangan petugas kepolisian, kejadian berlangsung saat korban sedang duduk di ruang tamu, sementara suami korban—yang juga ayah kandung pelaku—berada di luar rumah. Pelaku, berusia 32 tahun, kemudian ditemukan duduk tenang di dalam rumah setelah melakukan aksi tersebut. Ketika tetangga mengetahui kejadian, mereka langsung melapor dan membawa korban ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka dalam di leher, perut, pelipis kanan, dan mata kanan. Jasad korban kini disimpan di Rumah Sakit Polri Sartika Asih Bandung untuk proses otopsi guna kepentingan penyidikan hukum. Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, polisi mengungkap dua motif utama: dendam karena dituduh tidak pernah diberi makan oleh korban, serta niat untuk menguasai rumah yang saat ini ditinggali.
Pelaku kini telah diamankan dan ditahan di Mapolsek Panyileukan. Penyidik masih melakukan pengumpulan bukti, termasuk olah TKP dan wawancara saksi, guna memperkuat kasus dan memastikan proses hukum berjalan secara utuh. Peristiwa ini menggambarkan kekerasan dalam rumah tangga yang berujung pada tragedi kematian, dengan motif yang berakar pada konflik personal dan ketegangan emosional yang memburuk.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tewas Diduga Tertembak Usai Tawuran, Jenazah Korban Diperiksa di RS Bhayangkara
Seorang pemuda 19 tahun tewas dengan luka tembak di punggung belakang usai tawuran antar kelompok di Makassar, sementara pos polisi dan motor Bhabinkamtibmas dibakar.
27 September 2026

Polisi Periksa Kepatuhan SOP Usai Warga Tewas Tertembak Saat Bubarkan Tawuran
Kepolisian Makassar menyelidiki tindakan anggota yang menembak saat membubarkan tawuran, menyusul tewasnya seorang pemuda akibat luka tembak di bagian punggung.
27 September 2026

Polisi Siagakan Personel Hadapi Antrean Panjang di Gilimanuk
Kepadatan kendaraan mencapai 3,5 kilometer akibat penutupan akses Pelabuhan Ketapang pasca aksi protes sopir truk, dengan pengamanan diperkuat oleh kepolisian.
27 September 2026

Memburu Pemangsa: Keadilan dalam Bayang-Bayang Teror
Film horor-kriminal berlatar investigasi jurnalistik ini menggabungkan ketegangan tinggi dengan pesan sosial mendalam, meski beberapa adegan klimaks kurang mengena.
27 September 2026
Berita Lainnya

PSI Soroti Inkonsistensi DPR Soal Pemilu Serentak
Minggu, 27 September 2026, 23.29 WITA

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 Dibuka dengan Konferensi Global dan Aksi Sosial
Minggu, 27 September 2026, 23.28 WITA

Komisi I DPR Minta Evaluasi Komcad Pasca Kematian ASN
Minggu, 27 September 2026, 23.23 WITA

Menteri PU Sidak Langsung ke Sawah Kering Bekasi
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Koalisi Sipil Desak Hentikan Paksaan ASN Ikut Latihan Militer
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Gontor Tidak Tegur Prabowo Lewat Al-Quran, Stafsus Menag Bantah Hoaks
Minggu, 27 September 2026, 23.21 WITA

Syahrini Hadirkan Kolaborasi Kejutan di Pestapora 2026
Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 79,3 Persen Jelang Dua Tahun Pemerintahan
Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA

