Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Komisi I DPR Minta Evaluasi Komcad Pasca Kematian ASN

Komisi I DPR mendesak evaluasi menyeluruh terhadap program Latsarmil Komcad pasca kematian ASN Kemenekraf akibat heatstroke saat latihan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 23.23 WITA·👁 2 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
Komisi I DPR Minta Evaluasi Komcad Pasca Kematian ASN📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat meminta Kementerian Pertahanan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan latihan dasar militer komponen cadangan (Komcad) setelah seorang ASN Kementerian Ekonomi Kreatif meninggal dunia saat mengikuti program tersebut. Insiden terjadi pada Sabtu, 26 September, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menimbulkan kekhawatiran terhadap standar keselamatan dan prosedur kesehatan dalam pelatihan militer bagi aparatur sipil negara.

Anggota Komisi I, TB Hasanuddin, menekankan pentingnya peninjauan terhadap pemeriksaan kesehatan peserta, mekanisme penanganan darurat, serta standar fisik yang harus dipenuhi sebelum mengikuti latihan. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak boleh berhenti pada formalitas, melainkan harus menjadi penentu utama kesiapan fisik peserta. Jika kondisi kesehatan tidak memadai, peserta seharusnya tidak dipaksakan mengikuti latihan.

Wakil Ketua Komisi I, Dave Laksono, menyoroti pentingnya kesiapan mental dan fisik dalam pelaksanaan Latsarmil Komcad. Ia menekankan perlunya dukungan medis yang memadai selama masa pelatihan. Menurutnya, meskipun korban telah mendapat penanganan medis intensif setelah mengalami gangguan kesehatan, proses investigasi dan evaluasi tetap harus dilakukan secara transparan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.

Insiden bermula pada Jumat, 25 September, pukul 09.30 WIB, saat almarhum Vanreko Varkas Bagaskara mengeluhkan pusing dan pandangan gelap saat akan memasuki sesi latihan kedua, setelah menyelesaikan sesi penutupan. Ia kemudian kehilangan kesadaran dan dilarikan ke rumah sakit. Tim kesehatan dari Pusdikkes yang berada di lokasi langsung melakukan pertolongan pertama. Berdasarkan keterangan resmi, korban dinyatakan meninggal dunia akibat serangan panas atau heatstroke.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya