Komisi I DPR Minta Evaluasi Komcad Pasca Kematian ASN
Komisi I DPR mendesak evaluasi menyeluruh terhadap program Latsarmil Komcad pasca kematian ASN Kemenekraf akibat heatstroke saat latihan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 23.23 WITA·👁 2 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat meminta Kementerian Pertahanan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan latihan dasar militer komponen cadangan (Komcad) setelah seorang ASN Kementerian Ekonomi Kreatif meninggal dunia saat mengikuti program tersebut. Insiden terjadi pada Sabtu, 26 September, di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menimbulkan kekhawatiran terhadap standar keselamatan dan prosedur kesehatan dalam pelatihan militer bagi aparatur sipil negara.
Anggota Komisi I, TB Hasanuddin, menekankan pentingnya peninjauan terhadap pemeriksaan kesehatan peserta, mekanisme penanganan darurat, serta standar fisik yang harus dipenuhi sebelum mengikuti latihan. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak boleh berhenti pada formalitas, melainkan harus menjadi penentu utama kesiapan fisik peserta. Jika kondisi kesehatan tidak memadai, peserta seharusnya tidak dipaksakan mengikuti latihan.
Wakil Ketua Komisi I, Dave Laksono, menyoroti pentingnya kesiapan mental dan fisik dalam pelaksanaan Latsarmil Komcad. Ia menekankan perlunya dukungan medis yang memadai selama masa pelatihan. Menurutnya, meskipun korban telah mendapat penanganan medis intensif setelah mengalami gangguan kesehatan, proses investigasi dan evaluasi tetap harus dilakukan secara transparan agar kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.
Insiden bermula pada Jumat, 25 September, pukul 09.30 WIB, saat almarhum Vanreko Varkas Bagaskara mengeluhkan pusing dan pandangan gelap saat akan memasuki sesi latihan kedua, setelah menyelesaikan sesi penutupan. Ia kemudian kehilangan kesadaran dan dilarikan ke rumah sakit. Tim kesehatan dari Pusdikkes yang berada di lokasi langsung melakukan pertolongan pertama. Berdasarkan keterangan resmi, korban dinyatakan meninggal dunia akibat serangan panas atau heatstroke.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PSI Soroti Inkonsistensi DPR Soal Pemilu Serentak
PSI menyoroti ketidakkonsistenan DPR dalam menyikapi wacana pemisahan pileg dan pilpres, menilai perubahan aturan setiap pemilu mencerminkan kebijakan yang belum matang.
27 September 2026

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 Dibuka dengan Konferensi Global dan Aksi Sosial
Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 digelar dengan rangkaian kegiatan yang menggabungkan diskusi teknologi, donor darah, dan lomba e-sport untuk menarik generasi muda.
27 September 2026

Menteri PU Sidak Langsung ke Sawah Kering Bekasi
Menteri Pekerjaan Umum melakukan sidak mendadak ke sawah di Bekasi yang mengalami kekeringan selama tujuh bulan, setelah mempertanyakan keakuratan laporan positif dari jajaran Sumber Daya Air.
27 September 2026

Koalisi Sipil Desak Hentikan Paksaan ASN Ikut Latihan Militer
Koalisi masyarakat sipil menyerukan penghentian kewajiban ASN mengikuti Latsarmil Komcad pasca-meninggalnya seorang pegawai saat latihan di Jakarta.
27 September 2026
Berita Lainnya

Tewas Diduga Tertembak Usai Tawuran, Jenazah Korban Diperiksa di RS Bhayangkara
Minggu, 27 September 2026, 23.23 WITA

Pria di Bandung Tewaskan Ibu Tiri dengan Setrum dan Pisau
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Gontor Tidak Tegur Prabowo Lewat Al-Quran, Stafsus Menag Bantah Hoaks
Minggu, 27 September 2026, 23.21 WITA

Polisi Periksa Kepatuhan SOP Usai Warga Tewas Tertembak Saat Bubarkan Tawuran
Minggu, 27 September 2026, 23.21 WITA

Polisi Siagakan Personel Hadapi Antrean Panjang di Gilimanuk
Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA

Syahrini Hadirkan Kolaborasi Kejutan di Pestapora 2026
Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 79,3 Persen Jelang Dua Tahun Pemerintahan
Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA

Herdman Akui Timnas Belum Tampilkan Skuad Terbaik Secara Penuh
Minggu, 27 September 2026, 23.19 WITA

