Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 79,3 Persen Jelang Dua Tahun Pemerintahan
Survei menunjukkan 79,3 persen masyarakat puas terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo menjelang dua tahun pemerintahan, dengan kepercayaan mencapai 82,1 persen.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Survei terbaru yang dilakukan oleh lembaga pemantau kebijakan nasional mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mencapai 79,3 persen menjelang genap dua tahun masa jabatan. Temuan ini menjadi indikator penting bahwa kebijakan yang diterapkan pemerintah dinilai sejalan dengan harapan rakyat, terutama dalam aspek eksekusi program yang dianggap pro-rakyat. Hasil survei yang melibatkan 1.400 responden dari 36 provinsi ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat mengapresiasi kecepatan dan ketegasan dalam menangani isu-isu strategis.
Kepuasan terhadap keberanian dan kecepatan eksekusi program tercatat sebesar 78,2 persen, menunjukkan respons positif terhadap pendekatan kepemimpinan yang dianggap proaktif. Di sisi lain, sebanyak 17,4 persen responden menyatakan tidak puas, sementara 3,3 persen tidak memberikan jawaban. Sementara itu, tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden mencapai 82,1 persen, dengan 16,5 persen menyatakan kurang percaya dan 1,4 persen tidak menjawab, menunjukkan konsistensi kepercayaan yang tinggi dalam konteks kepemimpinan nasional.
Namun, survei juga mengungkapkan tantangan yang masih perlu diatasi, khususnya di sektor ekonomi. Tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah di bidang ekonomi hanya sebesar 50,8 persen, dengan 45,1 persen responden menyatakan kurang puas. Faktor utama yang disebutkan adalah kenaikan harga kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi yang dianggap lesu. Masalah serupa muncul dalam penanganan lapangan kerja, di mana 50,7 persen responden menyatakan tidak puas, sementara 54,8 persen mengeluhkan harga bahan pokok yang terus meningkat.
Di bidang kesejahteraan sosial, sebanyak 68,2 persen responden menyatakan puas atau cukup puas terhadap upaya pemerintah menangani kemiskinan. Program bantuan sosial juga mendapat respons positif, dengan tingkat kepuasan mencapai 78,7 persen. Dalam ranah diplomasi, 80,3 persen responden menilai strategi luar negeri Presiden Prabowo efektif, terutama dalam memperkuat posisi ekonomi Indonesia di kancah global. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat dukungan kuat, dengan 78,2 persen responden setuju dilanjutkan, menunjukkan relevansi program terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Survei ini dilakukan pada bulan September 2026 dengan metode multistage random sampling dan margin of error sekitar 2,48 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Temuan ini menjadi acuan penting bagi evaluasi kinerja pemerintahan dalam menyeimbangkan keberhasilan program dengan tantangan ekonomi yang masih mengemuka.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PSI Soroti Inkonsistensi DPR Soal Pemilu Serentak
PSI menyoroti ketidakkonsistenan DPR dalam menyikapi wacana pemisahan pileg dan pilpres, menilai perubahan aturan setiap pemilu mencerminkan kebijakan yang belum matang.
27 September 2026

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 Dibuka dengan Konferensi Global dan Aksi Sosial
Peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 digelar dengan rangkaian kegiatan yang menggabungkan diskusi teknologi, donor darah, dan lomba e-sport untuk menarik generasi muda.
27 September 2026

Komisi I DPR Minta Evaluasi Komcad Pasca Kematian ASN
Komisi I DPR mendesak evaluasi menyeluruh terhadap program Latsarmil Komcad pasca kematian ASN Kemenekraf akibat heatstroke saat latihan.
27 September 2026

Menteri PU Sidak Langsung ke Sawah Kering Bekasi
Menteri Pekerjaan Umum melakukan sidak mendadak ke sawah di Bekasi yang mengalami kekeringan selama tujuh bulan, setelah mempertanyakan keakuratan laporan positif dari jajaran Sumber Daya Air.
27 September 2026
Berita Lainnya

Tewas Diduga Tertembak Usai Tawuran, Jenazah Korban Diperiksa di RS Bhayangkara
Minggu, 27 September 2026, 23.23 WITA

Pria di Bandung Tewaskan Ibu Tiri dengan Setrum dan Pisau
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Koalisi Sipil Desak Hentikan Paksaan ASN Ikut Latihan Militer
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Gontor Tidak Tegur Prabowo Lewat Al-Quran, Stafsus Menag Bantah Hoaks
Minggu, 27 September 2026, 23.21 WITA

Polisi Periksa Kepatuhan SOP Usai Warga Tewas Tertembak Saat Bubarkan Tawuran
Minggu, 27 September 2026, 23.21 WITA

Polisi Siagakan Personel Hadapi Antrean Panjang di Gilimanuk
Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA

Syahrini Hadirkan Kolaborasi Kejutan di Pestapora 2026
Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA

Herdman Akui Timnas Belum Tampilkan Skuad Terbaik Secara Penuh
Minggu, 27 September 2026, 23.19 WITA

