Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Gontor Tidak Tegur Prabowo Lewat Al-Quran, Stafsus Menag Bantah Hoaks

Stafsus Menag menegaskan klaim bahwa Gontor menegur Prabowo lewat Surah Al-Ahzab adalah hoaks yang dibungkus agama untuk kepentingan politik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 23.21 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
Gontor Tidak Tegur Prabowo Lewat Al-Quran, Stafsus Menag Bantah Hoaks📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Staf Khusus Menteri Agama menolak tegas narasi yang menyebut Pondok Modern Darussalam Gontor pernah menegur Presiden Prabowo Subianto melalui lantunan Surah Al-Ahzab ayat 70–73. Menurutnya, klaim tersebut merupakan fitnah berbentuk hoaks yang sengaja dibungkus dengan narasi agama untuk menyerang tokoh politik. Ia menekankan bahwa pernyataan tersebut sama sekali tidak mewakili sikap resmi Gontor dan hanya berupa penyebaran informasi palsu yang dipelintir untuk tujuan framing politik jahat.

Gugun menegaskan bahwa lantunan ayat tersebut justru merupakan doa dan nasihat universal bagi seluruh pemimpin untuk senantiasa berbicara dengan kebenaran, bukan sebagai bentuk teguran terhadap sosok tertentu. Ia menegaskan bahwa Gontor menyambut Presiden Prabowo dengan penuh hormat dan adab sebagai kepala negara. Penggunaan ayat-ayat Al-Quran dalam konteks ini, menurutnya, tidak boleh disalahartikan sebagai kritik langsung terhadap kepemimpinan.

Dalam konteks kebijakan, Gugun menyoroti langkah tegas pemerintah dalam mengembalikan lima juta hektare kawasan hutan negara yang selama puluhan tahun dikuasai secara ilegal oleh pihak-pihak tertentu. Ia menyebut keberanian ini sebagai bukti komitmen kuat Presiden Prabowo dalam menjaga kelestarian sumber daya alam. Selain itu, penindakan terhadap dugaan mafia migas, termasuk terhadap tokoh bernama Mohammad Riza Chalid, dianggap sebagai langkah berani yang selama ini tidak pernah dilakukan oleh pemerintah sebelumnya.

Gugun juga menekankan penegakan hukum tanpa pandang bulu dalam kasus korupsi di program Makan Bergizi Gratis, yang menurutnya menunjukkan bahwa kekuasaan tidak melindungi oknum yang melanggar. Ia menyebut bahwa bahkan jika pelakunya dekat dengan kekuasaan, perintah Presiden tetap tegas: sikat habis. Di bidang keuangan, pemerintah telah berhasil mengembalikan aset negara hasil korupsi senilai puluhan triliun rupiah melalui kerja sama Kejaksaan Agung.

Dalam sektor pendidikan, pemerintah diklaim telah menunjukkan komitmen nyata melalui program sekolah gratis, renovasi madrasah, pembangunan Sekolah Rakyat berasrama, serta pelaksanaan Makan Bergizi Gratis untuk jutaan anak. Selain itu, rencana pembentukan Lembaga Pengelola Dana Umat di bawah Kementerian Agama ditargetkan mampu mengelola potensi dana umat hingga Rp1.000 triliun per tahun untuk mendukung kemandirian ekonomi umat. Gugun meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang mengatasnamakan agama tanpa data dan fakta.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya