Polisi Siagakan Personel Hadapi Antrean Panjang di Gilimanuk
Kepadatan kendaraan mencapai 3,5 kilometer akibat penutupan akses Pelabuhan Ketapang pasca aksi protes sopir truk, dengan pengamanan diperkuat oleh kepolisian.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kondisi lalu lintas di sekitar Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, mengalami penumpukan kendaraan hingga mencapai sekitar 3,5 kilometer pada Minggu pagi. Antrean tersebut terjadi di sepanjang jalan menuju pelabuhan, mulai dari gerbang hingga kawasan Monumen Lintas Laut. Penyebab utamanya adalah penutupan akses masuk Pelabuhan Ketapang yang dilakukan setelah aksi protes oleh para sopir truk.
Untuk menangani situasi tersebut, Kepolisian Resor Jembrana mengerahkan personel dari Satuan Lalu Lintas, Samapta, dan Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengatur arus kendaraan dan mencegah terjadinya penyempitan jalur. Petugas juga aktif memastikan kendaraan tetap berada pada jalurnya agar tidak menghambat pergerakan dari arah sebaliknya, yang berpotensi memperparah kemacetan.
Kepala Seksi Humas Polres Jembrana, I Putu Budi Arnaya, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama. Ia menyampaikan bahwa petugas terus memantau situasi secara intensif dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga ketertiban serta keamanan di jalur utama Denpasar–Gilimanuk. Dalam kondisi ini, pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk tetap patuh terhadap arahan petugas dan tidak mengambil jalur yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.
Ajun Komisaris Polisi Gusti Kade Alit Mudiarsa, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, memastikan bahwa secara umum situasi di kawasan pelabuhan tetap aman dan kondusif. Ia menekankan bahwa pengaturan arus kendaraan dilakukan secara terus-menerus guna mencegah lonjakan kemacetan yang berkepanjangan. Dengan upaya bersama, pihak kepolisian berharap mobilitas masyarakat dapat kembali normal secepatnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tewas Diduga Tertembak Usai Tawuran, Jenazah Korban Diperiksa di RS Bhayangkara
Seorang pemuda 19 tahun tewas dengan luka tembak di punggung belakang usai tawuran antar kelompok di Makassar, sementara pos polisi dan motor Bhabinkamtibmas dibakar.
27 September 2026

Pria di Bandung Tewaskan Ibu Tiri dengan Setrum dan Pisau
Seorang pria berusia 32 tahun tega membunuh ibu tirinya di Bandung dengan alat setrum dan pisau dapur, diduga akibat dendam dan perebutan harta.
27 September 2026

Polisi Periksa Kepatuhan SOP Usai Warga Tewas Tertembak Saat Bubarkan Tawuran
Kepolisian Makassar menyelidiki tindakan anggota yang menembak saat membubarkan tawuran, menyusul tewasnya seorang pemuda akibat luka tembak di bagian punggung.
27 September 2026

Memburu Pemangsa: Keadilan dalam Bayang-Bayang Teror
Film horor-kriminal berlatar investigasi jurnalistik ini menggabungkan ketegangan tinggi dengan pesan sosial mendalam, meski beberapa adegan klimaks kurang mengena.
27 September 2026
Berita Lainnya

PSI Soroti Inkonsistensi DPR Soal Pemilu Serentak
Minggu, 27 September 2026, 23.29 WITA

Peringatan Hari Bhakti Postel 2026 Dibuka dengan Konferensi Global dan Aksi Sosial
Minggu, 27 September 2026, 23.28 WITA

Komisi I DPR Minta Evaluasi Komcad Pasca Kematian ASN
Minggu, 27 September 2026, 23.23 WITA

Menteri PU Sidak Langsung ke Sawah Kering Bekasi
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Koalisi Sipil Desak Hentikan Paksaan ASN Ikut Latihan Militer
Minggu, 27 September 2026, 23.22 WITA

Gontor Tidak Tegur Prabowo Lewat Al-Quran, Stafsus Menag Bantah Hoaks
Minggu, 27 September 2026, 23.21 WITA

Syahrini Hadirkan Kolaborasi Kejutan di Pestapora 2026
Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA

Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 79,3 Persen Jelang Dua Tahun Pemerintahan
Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA

