Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Polisi Siagakan Personel Hadapi Antrean Panjang di Gilimanuk

Kepadatan kendaraan mencapai 3,5 kilometer akibat penutupan akses Pelabuhan Ketapang pasca aksi protes sopir truk, dengan pengamanan diperkuat oleh kepolisian.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 23.20 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 7x dibuka
Polisi Siagakan Personel Hadapi Antrean Panjang di Gilimanuk📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kondisi lalu lintas di sekitar Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, mengalami penumpukan kendaraan hingga mencapai sekitar 3,5 kilometer pada Minggu pagi. Antrean tersebut terjadi di sepanjang jalan menuju pelabuhan, mulai dari gerbang hingga kawasan Monumen Lintas Laut. Penyebab utamanya adalah penutupan akses masuk Pelabuhan Ketapang yang dilakukan setelah aksi protes oleh para sopir truk.

Untuk menangani situasi tersebut, Kepolisian Resor Jembrana mengerahkan personel dari Satuan Lalu Lintas, Samapta, dan Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengatur arus kendaraan dan mencegah terjadinya penyempitan jalur. Petugas juga aktif memastikan kendaraan tetap berada pada jalurnya agar tidak menghambat pergerakan dari arah sebaliknya, yang berpotensi memperparah kemacetan.

Kepala Seksi Humas Polres Jembrana, I Putu Budi Arnaya, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas utama. Ia menyampaikan bahwa petugas terus memantau situasi secara intensif dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga ketertiban serta keamanan di jalur utama Denpasar–Gilimanuk. Dalam kondisi ini, pihak kepolisian mengimbau pengguna jalan untuk tetap patuh terhadap arahan petugas dan tidak mengambil jalur yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

Ajun Komisaris Polisi Gusti Kade Alit Mudiarsa, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, memastikan bahwa secara umum situasi di kawasan pelabuhan tetap aman dan kondusif. Ia menekankan bahwa pengaturan arus kendaraan dilakukan secara terus-menerus guna mencegah lonjakan kemacetan yang berkepanjangan. Dengan upaya bersama, pihak kepolisian berharap mobilitas masyarakat dapat kembali normal secepatnya.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya