Audit Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Didesak untuk Klarifikasi Aset Negara
Anggota Komisi XIII mendesak audit menyeluruh terhadap fasilitas mewah di Lapas Cibinong guna menegaskan status kepemilikan dan legalitas penggunaan aset negara.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Anggota Komisi XIII DPR, Rieke Diah Pitaloka, meminta pemerintah segera melakukan audit menyeluruh terhadap sejumlah fasilitas mewah yang ditemukan di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor. Ia menekankan pentingnya proses audit untuk memastikan bahwa bangunan seperti rumah tinggal dan kendaraan yang ditemukan bukan hasil penyalahgunaan kekuasaan atau aset negara yang digunakan secara tidak sah. Audit ini diharapkan mampu mengungkap asal-usul pembangunan, penggunaan, dan pembiayaan fasilitas tersebut secara transparan.
Rieke menegaskan bahwa semua aset milik negara harus berada dalam pengelolaan yang jelas dan sesuai peraturan perundang-undangan. Ia menyoroti pentingnya mengevaluasi status hukum fasilitas tersebut berdasarkan ketentuan pengelolaan Barang Milik Negara, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 sebagaimana telah direvisi melalui PP Nomor 28 Tahun 2020. Menurutnya, tidak boleh ada aset negara yang digunakan tanpa dasar hukum atau berubah fungsi tanpa izin resmi.
Kasus ini juga menyoroti adanya upaya yang diduga menghambat tugas Ombudsman RI dalam melakukan sidak di lapas tersebut, yang terlihat dari video yang beredar. Rieke menekankan bahwa pengawasan eksternal tidak boleh dilihat sebagai ancaman, melainkan bagian dari proses akuntabilitas. Ia mendukung pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan penghalangan, guna menjamin kebebasan lembaga pengawas dalam menjalankan tugasnya.
Sebagai respons, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan telah menonaktifkan lima pejabat struktural di Lapas Cibinong. Lima orang yang dimaksud meliputi Kepala Lapas, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, serta Kepala Urusan Umum. Penonaktifan dilakukan untuk mempermudah proses penyelidikan dan memastikan tidak ada intervensi dalam proses pemeriksaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

China Kirim Panda Baru ke Atlanta Setelah Kunjungan Xi ke AS
Dua panda raksasa, Ping Ping dan Fu Shuang, tiba di Zoo Atlanta setelah perjalanan dari Chengdu, sebagai bagian dari diplomasi binatang yang menandai perbaikan hubungan bilateral dengan AS.
27 September 2026

Indonesia Kecam Isu Papua di Forum PBB
Indonesia mengecam pengangkatan isu Papua oleh Perdana Menteri Kepulauan Solomon dalam Sidang Umum PBB, menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan bagian dari kedaulatan nasional yang tak boleh dimanipulasi secara politik.
27 September 2026

Komnas HAM Dorong Aturan Turunan UU Reforma Agraria Lindungi Masyarakat Adat
Komnas HAM menyambut pengesahan UU Pengaturan Reforma Agraria dan menekankan pentingnya aturan turunan yang partisipatif serta menjaga hak kelompok rentan.
27 September 2026

Gubernur Dorong Integrasi Rantai Nilai Halal di Jatim
Khofifah harap Emil Dardak perkuat ekosistem halal Jatim melalui kolaborasi terintegrasi dari hulu hingga hilir.
27 September 2026
Berita Lainnya

Penembakan Massal di Afrika Selatan Tewaskan 27 Orang
Minggu, 27 September 2026, 17.48 WITA

IHSG Diproyeksikan Lanjut Koreksi di Awal Pekan
Minggu, 27 September 2026, 17.46 WITA

Luna Kecelakaan Parah Akibat Rem Dibajak
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

KPK Temukan Valuta Asing dalam Penggeledahan di Kantor BPN Jatim
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

Menteri Keuangan Israel Dorong Operasi Militer di Tepi Barat
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

Kain Ihram dan Batik Fatmawati Jadi Pembungkus Jenazah Guruh
Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA

50 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Termasuk 34 Kombes Jadi Brigjen
Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA

Jenazah Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di Samping Makam Ibu
Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA

