Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Dorong Tanam Pohon di Papua Pegunungan Jaga Kelestarian Hutan

Kemenhut ajak pemerintah daerah di Papua Pegunungan tingkatkan penanaman pohon demi menjaga ekosistem dan menekan emisi karbon melalui program FOLU Net Sink 2030.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Pemerintah Dorong Tanam Pohon di Papua Pegunungan Jaga Kelestarian Hutan📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Kehutanan menginisiasi kolaborasi dengan pemerintah daerah di Papua Pegunungan untuk memperkuat upaya pelestarian hutan melalui program penanaman pohon secara massal. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi nasional Indonesia’s Folu Net Sink 2030 yang bertujuan memperluas tutupan hutan dan memperkuat kapasitas penyerapan karbon di atmosfer.

Pada kegiatan penyerahan tanaman secara simbolis di Wamena, perwakilan Kemenhut menegaskan bahwa aksi penanaman pohon merupakan respons langsung terhadap degradasi hutan akibat perubahan fungsi lahan. Banyak kawasan hutan yang dulunya berfungsi sebagai ekosistem alami kini berubah menjadi area perkantoran dan permukiman, sehingga perlu diperbaiki melalui rehabilitasi vegetatif.

Kondisi kritis tutupan hutan di wilayah lain seperti Jawa, Kalimantan, dan Sumatera yang menyisakan hanya 18 persen, 60 persen, dan mengalami penurunan akibat kebakaran, menjadikan Papua Pegunungan sebagai kunci strategis dalam menjaga keseimbangan karbon nasional. Dengan tutupan hutan yang masih mencapai lebih dari 70 persen, wilayah ini dianggap sebagai "penjaga terakhir" stok karbon Indonesia.

Pendiri Ahli Indonesia’s Folu Net Sink 2030, Ruanda Agung Sigardiman, menekankan bahwa keberhasilan program ini bergantung pada partisipasi aktif pemerintah daerah dan masyarakat lokal. Ia menilai bahwa penanaman pohon bukan hanya upaya teknis, tetapi juga bentuk komitmen kolektif terhadap keberlanjutan lingkungan di tengah tekanan urbanisasi dan pembangunan.

Tujuan utama dari aksi ini adalah memastikan kawasan hutan Papua Pegunungan tetap berfungsi sebagai penyerap karbon alami, sekaligus menjadi model pengelolaan hutan berkelanjutan yang dapat direplikasi di wilayah lain. Dengan langkah konkret ini, pemerintah menegaskan komitmen untuk mewujudkan target penurunan emisi rumah kaca nasional hingga tahun 2030.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya