Komnas HAM Dorong Aturan Turunan UU Reforma Agraria Lindungi Masyarakat Adat
Komnas HAM menyambut pengesahan UU Pengaturan Reforma Agraria dan menekankan pentingnya aturan turunan yang partisipatif serta menjaga hak kelompok rentan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyampaikan dukungan terhadap pengesahan Undang-Undang Pengaturan Reforma Agraria oleh DPR RI pada 22 September 2026. Namun, lembaga tersebut menekankan perlunya penyusunan peraturan pelaksana yang melibatkan seluruh pihak terkait, terutama masyarakat adat dan kelompok rentan, guna memastikan keadilan sosial dan perlindungan hak dasar.
Dalam keterangan resmi yang dirilis pada 27 September 2026, Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM, Uli Parulian Sihombing, menyoroti praktik penanganan konflik agraria yang selama ini cenderung dialihkan dari isu penguasaan tanah menjadi kasus pidana. Menurutnya, pendekatan semacam ini justru mengaburkan akar permasalahan dan berpotensi menyalahgunakan hukum untuk menekan gerakan sosial.
Komnas HAM menegaskan bahwa keberhasilan reforma agraria tidak hanya terletak pada regulasi, tetapi juga pada implementasi yang berbasis pada prinsip hak asasi manusia. Rekomendasi dari Peta Jalan Penyelesaian Konflik Agraria dan kajian terkait fungsi kepolisian dalam menangani konflik tanah menjadi acuan penting dalam menyusun aturan turunan yang berkeadilan.
Dengan demikian, Komnas HAM meminta pemerintah untuk tidak hanya mempercepat proses regulasi, tetapi juga memastikan bahwa proses penyusunan aturan dilakukan secara transparan dan inklusif. Tujuannya adalah mencegah kembali terjadinya pelanggaran hak atas tanah dan memperkuat keberlangsungan keadilan agraria di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

China Kirim Panda Baru ke Atlanta Setelah Kunjungan Xi ke AS
Dua panda raksasa, Ping Ping dan Fu Shuang, tiba di Zoo Atlanta setelah perjalanan dari Chengdu, sebagai bagian dari diplomasi binatang yang menandai perbaikan hubungan bilateral dengan AS.
27 September 2026

Indonesia Kecam Isu Papua di Forum PBB
Indonesia mengecam pengangkatan isu Papua oleh Perdana Menteri Kepulauan Solomon dalam Sidang Umum PBB, menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan bagian dari kedaulatan nasional yang tak boleh dimanipulasi secara politik.
27 September 2026

Audit Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Didesak untuk Klarifikasi Aset Negara
Anggota Komisi XIII mendesak audit menyeluruh terhadap fasilitas mewah di Lapas Cibinong guna menegaskan status kepemilikan dan legalitas penggunaan aset negara.
27 September 2026

Gubernur Dorong Integrasi Rantai Nilai Halal di Jatim
Khofifah harap Emil Dardak perkuat ekosistem halal Jatim melalui kolaborasi terintegrasi dari hulu hingga hilir.
27 September 2026
Berita Lainnya

Penembakan Massal di Afrika Selatan Tewaskan 27 Orang
Minggu, 27 September 2026, 17.48 WITA

IHSG Diproyeksikan Lanjut Koreksi di Awal Pekan
Minggu, 27 September 2026, 17.46 WITA

Luna Kecelakaan Parah Akibat Rem Dibajak
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

KPK Temukan Valuta Asing dalam Penggeledahan di Kantor BPN Jatim
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

Menteri Keuangan Israel Dorong Operasi Militer di Tepi Barat
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

Kain Ihram dan Batik Fatmawati Jadi Pembungkus Jenazah Guruh
Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA

50 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Termasuk 34 Kombes Jadi Brigjen
Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA

Jenazah Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di Samping Makam Ibu
Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA

