Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Indonesia Kecam Isu Papua di Forum PBB

Indonesia mengecam pengangkatan isu Papua oleh Perdana Menteri Kepulauan Solomon dalam Sidang Umum PBB, menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan bagian dari kedaulatan nasional yang tak boleh dimanipulasi secara politik.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
Indonesia Kecam Isu Papua di Forum PBB📷 Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Syahrul Aidi Maazat, menyatakan keprihatinan mendalam atas upaya Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Matthew Cooper Wale, yang kembali menyebut isu West Papua dalam forum Sidang Umum PBB ke-81. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan intervensi yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip dasar hubungan internasional, khususnya menghormati kedaulatan negara dan tidak mencampuri urusan dalam negeri.

Menurutnya, pengangkatan isu Papua tanpa dasar yang komprehensif dan tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan pihak Indonesia justru berpotensi merusak kerja sama multilateral di kawasan Pasifik. Ia menegaskan bahwa persoalan Papua bukanlah isu yang dapat diperjualbelikan di forum internasional, melainkan bagian integral dari wilayah dan kedaulatan Indonesia yang harus dijaga secara kolektif oleh seluruh elemen bangsa.

Dalam pernyataan resminya, Syahrul menegaskan bahwa Indonesia tetap terbuka terhadap dialog konstruktif mengenai pembangunan, hak asasi manusia, dan kesejahteraan masyarakat Papua. Namun, semua diskusi harus berlandaskan fakta yang dapat diverifikasi, data ilmiah, serta menghargai hukum internasional dan prinsip non-intervensi. Ia menekankan bahwa tidak ada ruang bagi upaya politisasi isu-isu dalam negeri di tingkat global.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh berbagai elemen dalam negeri, termasuk tokoh-tokoh masyarakat dan lembaga yang mendukung penyelesaian konflik melalui mekanisme nasional. Mereka menyerukan agar semua pihak menghentikan upaya mengadu domba dan fokus pada solusi yang berkelanjutan, bukan menyalahkan Indonesia di depan dunia internasional.

Pernyataan ini menegaskan posisi tegas Indonesia dalam menjaga integritas wilayah dan menolak segala bentuk intervensi asing yang bertentangan dengan prinsip keberagaman dan kedaulatan negara. Indonesia tetap berkomitmen untuk memperkuat diplomasi kawasan dan menjaga stabilitas regional melalui dialog, bukan provokasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya