Minggu, 27 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

50 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Termasuk 34 Kombes Jadi Brigjen

Upacara kenaikan pangkat 50 perwira tinggi Polri digelar di Gedung Rupatama, termasuk 34 Komisaris Besar yang promosi ke Brigadir Jenderal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
50 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Termasuk 34 Kombes Jadi Brigjen📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara kenaikan pangkat bagi 50 perwira tinggi di lingkungan Polri, yang berlangsung di Gedung Rupatama dan dihadiri seluruh pejabat utama Mabes Polri. Acara tersebut menjadi wujud pengakuan atas kinerja dan dedikasi para personel dalam menjalankan tugas kepolisian secara profesional dan berintegritas tinggi.

Dari total 50 personel yang naik pangkat, sebanyak 34 di antaranya adalah Komisaris Besar (Kombes) yang promosi ke jabatan Brigadir Jenderal (Brigjen). Selain itu, 15 perwira naik dari pangkat Brigjen ke Inspektur Jenderal (Irjen), sementara satu orang Irjen dinaikkan ke jabatan Komisaris Jenderal (Komjen). Salah satu yang kenaikan pangkatnya mencatat sejarah adalah Roycke Harry Langie, yang kini secara resmi menjabat sebagai Komisaris Jenderal.

Beberapa nama yang mendapat promosi antara lain Irjen Untung Widyatmoko selaku Kadiv Hubinter Polri, Irjen Yudo Hermanto selaku Kapolda Sulawesi Utara, serta Irjen Wawan Muliawan sebagai Wakabaintelkam. Selain perwira, empat pegawai negeri sipil (PNS) Polri juga mendapatkan kenaikan pangkat, tiga di antaranya menjadi Pembina Utama dan satu menjadi Pembina Utama Madya.

Peningkatan pangkat tersebut, menurut Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah baru yang menyertai tanggung jawab lebih besar. Ia menekankan bahwa kenaikan pangkat harus dijadikan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas institusi, serta menjadi panutan dalam pelaksanaan tugas.

Tujuan utama dari prosesi ini, kata Isir, adalah untuk memperkuat pembinaan karier dan memperkuat kepercayaan organisasi terhadap para perwira. Ia berharap promosi ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi energi positif bagi pelayanan publik yang lebih profesional, manusiawi, dan berbasis pada keadilan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya