Wakil Bupati Gowa Jalankan Pemerintahan Sementara
Wakil Bupati Darmawangsyah Muin resmi menjabat sebagai pengganti sementara setelah Bupati Sitti Husniah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kortas Tipidkor Polri.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, kini secara resmi menjabat sebagai pengelola roda pemerintahan daerah menyusul penetapan Bupati Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi. Keputusan ini diambil berdasarkan aturan perundang-undangan yang menempatkan wakil bupati sebagai pejabat pengganti sementara hingga ditetapkan Plt (Pelaksana Tugas). Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa kelancaran pelayanan publik dan administrasi pemerintahan tetap menjadi prioritas utama.
Proses hukum terhadap kepala daerah, menurutnya, merupakan kewenangan penegak hukum. Namun, pemerintahan di tingkat kabupaten harus tetap berjalan tanpa hambatan. Ia meminta seluruh aparatur pemerintahan tetap menjalankan tugas secara profesional, menjaga kualitas layanan masyarakat, dan memastikan program pembangunan tidak terganggu akibat dinamika hukum yang sedang berlangsung.
Kasus yang menyeret Sitti Husniah melibatkan empat aksi pemerasan yang diduga dilakukan secara sistematis. Pertama, terkait pengurusan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) bagi pengembang perumahan. Kedua, pemintaan dana CSR sebesar Rp85 juta per gerai baru Indomaret. Ketiga, permintaan 1 unit rumah dengan diskon 70 persen dari harga Rp1,4 miliar sebagai syarat izin PBG proyek Perumahan Royal Spring. Keempat, permintaan dana sponsor Rp100 juta dari Indomaret untuk pembukaan gerai di Beautiful Malino.
Direktur Penindakan Kortas Tipidkor Polri, Brigjen Robertus Yohanes De Deo, menjelaskan bahwa semua aksi tersebut telah terbukti dan menjadi dasar penetapan tersangka. Penyidikan dilakukan secara menyeluruh dan berbasis bukti yang dikumpulkan oleh tim penyidik. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penembakan Massal di Afrika Selatan Tewaskan 27 Orang
Aksi kekerasan brutal di dua kota utama Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai 26 lainnya, diduga dilakukan oleh kelompok kejahatan terorganisir.
27 September 2026

Luna Kecelakaan Parah Akibat Rem Dibajak
Kecelakaan hebat menimpa Luna saat riding bersama Rifky setelah rem sepeda motornya sengaja dirusak oleh pihak Dewa, yang terungkap sebagai dalang kecelakaan sebelumnya.
27 September 2026

KPK Temukan Valuta Asing dalam Penggeledahan di Kantor BPN Jatim
KPK mengamankan mata uang asing dalam bentuk SGD dan USD saat penggeledahan di Kanwil BPN Jawa Timur, diduga terkait praktik penerimaan korupsi.
27 September 2026

Kain Ihram dan Batik Fatmawati Jadi Pembungkus Jenazah Guruh
Jenazah Guruh Soekarnoputra dimakamkan di Karet Bivak dengan kain kafan dilapisi ihram dan dua kain batik peninggalan ibunya, Fatmawati, sesuai persiapan sebelum wafat.
27 September 2026
Berita Lainnya

China Kirim Panda Baru ke Atlanta Setelah Kunjungan Xi ke AS
Minggu, 27 September 2026, 17.48 WITA

Indonesia Kecam Isu Papua di Forum PBB
Minggu, 27 September 2026, 17.47 WITA

IHSG Diproyeksikan Lanjut Koreksi di Awal Pekan
Minggu, 27 September 2026, 17.46 WITA

Komnas HAM Dorong Aturan Turunan UU Reforma Agraria Lindungi Masyarakat Adat
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

Menteri Keuangan Israel Dorong Operasi Militer di Tepi Barat
Minggu, 27 September 2026, 17.45 WITA

50 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, Termasuk 34 Kombes Jadi Brigjen
Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA

Jenazah Guruh Soekarnoputra Dimakamkan di Samping Makam Ibu
Minggu, 27 September 2026, 17.43 WITA

WNA Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Tanjung Mebulu
Minggu, 27 September 2026, 17.41 WITA

