Senin, 28 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

14 Prajurit Tewas dalam Latihan, Menteri Pertahanan Kazakhstan Dipecat

Presiden Kazakhstan memecat Menteri Pertahanan menyusul tewasnya 14 prajurit dalam latihan militer di Laut Kaspia akibat cuaca ekstrem.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 28 September 2026, 09.11 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
14 Prajurit Tewas dalam Latihan, Menteri Pertahanan Kazakhstan Dipecat📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Kazakhstan, Kassym-Jomart Tokayev, secara resmi menonaktifkan Dauren Kosanov dari jabatan Menteri Pertahanan Republik Kazakhstan menyusul insiden mematikan yang menewaskan belasan anggota angkatan laut saat menjalani latihan militer. Keputusan tersebut dikeluarkan melalui dekrit presiden yang diterbitkan oleh kantor kepresidenan, mengacu pada laporan dari sumber berita dalam negeri. Kejadian ini menjadi langkah tegas dari kepemimpinan negara dalam menangani akuntabilitas atas kegagalan dalam operasional militer.

Insiden terjadi di kawasan pesisir Mangystau, Laut Kaspia, saat sekelompok prajurit angkatan laut terseret arus akibat perubahan cuaca mendadak dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Dari total 17 prajurit yang terlibat, 14 ditemukan tewas, sedangkan tiga lainnya berhasil dievakuasi oleh tim penyelamat. Kementerian Pertahanan Kazakhstan mengungkapkan bahwa kondisi cuaca ekstrem menjadi faktor utama kecelakaan, namun juga mengakui adanya kegagalan dalam perencanaan dan pengawasan lapangan.

Penyelidikan pidana telah diluncurkan untuk menelusuri dugaan kelalaian dalam pelaksanaan tugas yang berujung pada korban jiwa. Lima pejabat dari Kementerian Pertahanan telah ditahan sebagai tersangka, diduga terlibat dalam pelanggaran aturan navigasi dan pengelolaan risiko saat latihan. Presiden Tokayev juga membentuk komisi khusus pemerintah yang bertugas mengungkap seluruh faktor penyebab kejadian, termasuk aspek manajemen, perencanaan, dan kesiapan operasional.

Selain itu, pemimpin negara memerintahkan audit menyeluruh terhadap seluruh operasional Kementerian Pertahanan, dengan tenggat waktu penyampaian temuan awal dalam waktu tujuh hari. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan transparansi dan reformasi institusi militer guna mencegah kejadian serupa di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya