Pendamping Desa Jadi Agen Perlindungan Sosial Nasional
Lebih dari 25 ribu pendamping desa siap dikerahkan sebagai agen perlindungan sosial demi memperkuat penargetan bantuan dan menekan kemiskinan secara nasional.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 30 September 2026, 23.00 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal kini memperkuat peran pendamping desa sebagai ujung tombak dalam perluasan program perlindungan sosial nasional. Sebanyak 25.380 pendamping, yang tersebar di 37 provinsi, akan dilibatkan secara aktif mulai tahun 2027 untuk mendukung keterjangkauan dan akurasi data sosial di tingkat desa. Mereka diharapkan menjadi jembatan antara masyarakat dengan sistem bantuan sosial yang lebih inklusif dan responsif.
Peran strategis pendamping desa mencakup identifikasi keluarga rentan, verifikasi data sosial, sosialisasi program, fasilitasi pendaftaran, pengawasan partisipatif, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan latar belakang keberadaan mereka di lapangan, pendamping dinilai memiliki kapasitas unggul dalam memastikan program perlindungan sosial tidak hanya sampai ke penerima, tetapi juga berdampak nyata pada peningkatan kualitas hidup.
Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya nasional menekan angka kemiskinan dan kerentanan sosial secara lebih efisien. Ketersediaan data yang akurat dan terkini menjadi kunci utama dalam menjamin efektivitas intervensi. Kemendes PDT menegaskan komitmennya untuk menyediakan data pendukung yang valid guna mendukung desain program, pemantauan, dan evaluasi secara berkelanjutan.
Dalam rapat koordinasi tingkat menteri, Menteri Desa PDT menegaskan kesiapan pihaknya untuk segera mengeksekusi langkah teknis pendukung perluasan perlinsos. Ia menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian, lembaga, hingga TNI dan Polri dalam mewujudkan target nasional. Ketua Dewan Ekonomi Nasional turut menyerukan kerja sama kolektif untuk menyelesaikan pendataan hingga akhir 2026, agar pada 2027 bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat, transparan, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Konsistensi Perencanaan Jadi Kunci Sukses Pembangunan Daerah
Wamendagri Ribka Haluk tekankan konsistensi perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah untuk capai dampak nyata bagi masyarakat.
30 September 2026

MPR: KNMP Natuna Wujud Nyata Kehadiran Negara di Perbatasan
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Natuna menjadi bukti konkret upaya negara meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan melalui fasilitas penunjang aktivitas perikanan.
30 September 2026

Wawako Medan Pantau Progres Renovasi IGD RSUD Pirngadi
Wakil Wali Kota Medan meninjau langsung tahap renovasi IGD RSUD Pirngadi untuk memastikan pekerjaan sesuai rencana dan mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan.
30 September 2026

Bappenas Dorong Ekosistem Pariwisata Nasional untuk Dampak Ekonomi
Bappenas menegaskan komitmen penuh mendukung pembentukan ekosistem pariwisata yang terintegrasi guna meningkatkan daya tarik dan dampak ekonomi di seluruh Indonesia.
30 September 2026
Berita Lainnya

Sarwendah Gugat Ruben Onsu atas Dugaan Wanprestasi di PN Jaksel
Rabu, 30 September 2026, 23.25 WITA

Tazza: Beelzebub’s Song Tampilkan Dendam dalam Dunia Poker Global
Rabu, 30 September 2026, 23.25 WITA

Desak Made Bawa Indonesia Naik Peringkat di Klasemen Asian Games 2026
Rabu, 30 September 2026, 23.11 WITA

Desak Made Pertahankan Emas Panjat Tebing Asian Games
Rabu, 30 September 2026, 23.11 WITA

Latihan Terakhir Timnas Indonesia Jelang Laga Penentu Kualifikasi
Rabu, 30 September 2026, 23.10 WITA

Malaysia Mulai Deportasi Pencari Suaka Myanmar, Tantangan HAM dan Politik
Rabu, 30 September 2026, 23.09 WITA

PBB Ungkap 214 Perusahaan Terlibat Bisnis di Permukiman Ilegal Israel
Rabu, 30 September 2026, 23.09 WITA

Israel Perkirakan Insiden Pesawat Flydubai Terkait Terorisme
Rabu, 30 September 2026, 23.08 WITA

