Wartawan dan AI dalam Pencarian Kebenaran: Peran yang Berbeda, Tujuan Sama
Diskusi di UHO menegaskan bahwa wartawan tetap unggul dalam menggali kebenaran karena kemampuan turun lapangan, wawancara langsung, dan verifikasi faktual yang tak bisa digantikan AI.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 22.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 MediaKendariKendari, ıNarasikita - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) menimbulkan pertanyaan mendalam tentang masa depan profesi jurnalistik. Namun, dalam diskusi terkini yang digelar bersama Prodi Jurnalistik Universitas Halu Oleo (UHO), justru menunjukkan bahwa AI bukan pengganti, melainkan alat pendukung dalam proses kerja jurnalistik. Fokus utama pembahasan adalah pada kemampuan masing-masing entitas dalam menggali kebenaran, terutama dalam aspek pengumpulan informasi dan verifikasi.
Narasumber, La Ode Herman, menekankan bahwa inti dari jurnalisme adalah kehadiran langsung di lapangan. Ia menjelaskan bahwa wartawan tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga membangun interaksi langsung dengan narasumber, mengamati konteks sosial, serta mengajukan pertanyaan mendalam yang muncul dari situasi dinamis. Berbeda dengan AI, yang hanya mampu mengolah informasi yang sudah tersedia dalam bentuk digital, tanpa kemampuan untuk merasakan atau memahami nuansa konteks kejadian.
Verifikasi menjadi poin krusial dalam diskusi ini. Herman menegaskan bahwa proses verifikasi bukan sekadar pengecekan data, melainkan tindakan kritis yang melibatkan konfirmasi langsung, perbandingan sumber, serta penilaian terhadap keandalan informasi. AI bisa membantu dalam analisis data atau merangkum dokumen, tetapi tidak mampu menilai keabsahan sumber atau menangani informasi yang ambigu tanpa bantuan manusia. Oleh karena itu, kredibilitas berita tetap bergantung pada kebijaksanaan dan integritas jurnalis.
Dengan demikian, AI tidak mengancam profesi wartawan, tetapi justru mendorong peningkatan kompetensi profesional. Kunci adaptasi bukanlah menggantikan manusia dengan mesin, melainkan memperkuat peran manusia dalam menjaga standar kebenaran, independensi, dan tanggung jawab terhadap publik. Di tengah arus teknologi yang cepat, peran wartawan sebagai penggali fakta dan penjaga kebenaran justru semakin menonjol.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Deteksi Dini TBC Hewan, Tim Gabungan Periksa Ternak di Wolasi
Tim dari Disnakkeswan Konawe Selatan dan Barantin melakukan pemeriksaan dini terhadap ternak di Kecamatan Wolasi untuk deteksi dini tuberkulosis hewan.
15 September 2026
Pemkab Konawe Utara Fokuskan Anggaran di Sektor Prioritas
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menyesuaikan alokasi anggaran dalam Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 untuk memperkuat sektor strategis seperti pertanian, kesehatan, dan infrastruktur.
15 September 2026
Mahasiswa Wakatobi Meriahkan Milad ITBM dengan Kegiatan Kreatif
Peringatan milad ke-6 Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi diwarnai bazar, lomba, dan pameran karya mahasiswa yang menunjukkan semangat kewirausahaan dan inovasi.
15 September 2026
Purbaya Akui Peluang Dicopot 50:50
Bupati Buton Utara menyatakan secara terbuka kemungkinan dirinya diganti mencapai 50 persen, menegaskan kesiapan menghadapi dinamika jabatan.
15 September 2026
Berita Lainnya

Chery Perkenalkan Robot Keamanan dan Perawat di IFA 2026
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

BYD Siap Uji Coba Mobil Baterai Solid-State Tahun Depan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

iPhone, Mac, dan Apple Watch Terintegrasi untuk Produktivitas Maksimal
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

MacBook Unggul di Efisiensi, Integrasi, dan Keamanan
Selasa, 15 September 2026, 22.46 WITA

Menghidupkan Kenangan 80-an Lewat AI dalam Satu Perintah
Selasa, 15 September 2026, 22.45 WITA

Harga iPhone di Indonesia: Bukan Hanya Soal Pajak
Selasa, 15 September 2026, 22.45 WITA

Trump dan Huang Dorong Percepatan AI Tanpa Regulasi Berlebihan
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA

Purbaya Serahkan Jabatan, Air Baltic Ajukan Kebangkrutan
Selasa, 15 September 2026, 22.38 WITA


