Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

AFT Hasanuddin Raih Nilai Rendah Risiko dalam Audit Internasional 2026

AFT Hasanuddin Group berhasil meraih hasil Low Risk dalam audit IFQP 2026, menunjukkan kualitas operasional setara standar global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 19.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
AFT Hasanuddin Raih Nilai Rendah Risiko dalam Audit Internasional 2026📷 Foto lokal iNarasikita

Kendari, ıNarasikita - Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin Group, berlokasi di Makassar, telah menyelesaikan proses audit International Air Transport Association (IATA) Fuel Quality Pool (IFQP) 2026 dengan pencapaian Low Risk. Audit yang berlangsung selama dua hari, pada 19–20 Agustus 2026, dilakukan oleh tim auditor dari Malaysia Airlines untuk menilai kesiapan fasilitas, kualitas bahan bakar, serta implementasi standar keselamatan dan operasional. Proses ini menjadi bagian dari sistem penjaminan kualitas bahan bakar penerbangan yang diterapkan secara global oleh IATA.

Pemeriksaan mencakup berbagai aspek kritis, mulai dari kondisi fasilitas dan peralatan, prosedur kerja, dokumentasi, hingga pelaksanaan di lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa AFT Hasanuddin memenuhi standar internasional dengan hanya menghasilkan temuan minor yang langsung ditindaklanjuti selama audit berlangsung. Auditor menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan tim operasional, menyebutkan bahwa “everyone is doing a good job”, mencerminkan konsistensi dalam penerapan prosedur dan budaya keselamatan.

Lebih dari sekadar memenuhi ekspektasi, performa AFT Hasanuddin dinilai unggul dibandingkan sejumlah fasilitas serupa di wilayah internasional, termasuk di lokasi utama luar negeri. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa standar operasional, kualitas layanan, dan manajemen risiko di fasilitas tersebut mampu bersaing di kancah global. Dengan peran strategis sebagai penunjang utama di Bandara Sultan Hasanuddin, keandalan pasokan bahan bakar menjadi kunci dalam menjaga kelancaran penerbangan dan mendukung konektivitas ekonomi di Sulawesi Tenggara.

Andreas Yanuar Arinawan, Manager AFT Hasanuddin Group, menegaskan bahwa hasil ini bukan hasil instan, melainkan buah dari disiplin berkelanjutan seluruh tim dalam menjalankan prosedur operasional dan menjaga kualitas setiap hari. Ia menyebut bahwa kesiapan menghadapi audit internasional dibangun melalui komitmen kolektif, khususnya dari tim operasional dan pengendalian kualitas. Temuan minor yang muncul pun langsung ditindaklanjuti, sehingga audit berjalan lancar dan sukses.

Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Pertamina dalam menjaga standar kualitas dan keselamatan layanan aviasi di wilayah operasional. Ia menekankan bahwa AFT Hasanuddin berperan penting dalam menopang konektivitas udara di kawasan Indonesia Timur, sehingga keandalan dan kualitas layanan harus terus dipertahankan. Pencapaian ini juga menjadi motivasi untuk terus mendorong perbaikan berkelanjutan guna mempertahankan dan meningkatkan kualitas operasional di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya