AFT Hasanuddin Raih Nilai Rendah Risiko dalam Audit Internasional 2026
AFT Hasanuddin Group berhasil meraih hasil Low Risk dalam audit IFQP 2026, menunjukkan kualitas operasional setara standar global.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 19.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 Foto lokal iNarasikitaKendari, ıNarasikita - Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin Group, berlokasi di Makassar, telah menyelesaikan proses audit International Air Transport Association (IATA) Fuel Quality Pool (IFQP) 2026 dengan pencapaian Low Risk. Audit yang berlangsung selama dua hari, pada 19–20 Agustus 2026, dilakukan oleh tim auditor dari Malaysia Airlines untuk menilai kesiapan fasilitas, kualitas bahan bakar, serta implementasi standar keselamatan dan operasional. Proses ini menjadi bagian dari sistem penjaminan kualitas bahan bakar penerbangan yang diterapkan secara global oleh IATA.
Pemeriksaan mencakup berbagai aspek kritis, mulai dari kondisi fasilitas dan peralatan, prosedur kerja, dokumentasi, hingga pelaksanaan di lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa AFT Hasanuddin memenuhi standar internasional dengan hanya menghasilkan temuan minor yang langsung ditindaklanjuti selama audit berlangsung. Auditor menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan tim operasional, menyebutkan bahwa “everyone is doing a good job”, mencerminkan konsistensi dalam penerapan prosedur dan budaya keselamatan.
Lebih dari sekadar memenuhi ekspektasi, performa AFT Hasanuddin dinilai unggul dibandingkan sejumlah fasilitas serupa di wilayah internasional, termasuk di lokasi utama luar negeri. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa standar operasional, kualitas layanan, dan manajemen risiko di fasilitas tersebut mampu bersaing di kancah global. Dengan peran strategis sebagai penunjang utama di Bandara Sultan Hasanuddin, keandalan pasokan bahan bakar menjadi kunci dalam menjaga kelancaran penerbangan dan mendukung konektivitas ekonomi di Sulawesi Tenggara.
Andreas Yanuar Arinawan, Manager AFT Hasanuddin Group, menegaskan bahwa hasil ini bukan hasil instan, melainkan buah dari disiplin berkelanjutan seluruh tim dalam menjalankan prosedur operasional dan menjaga kualitas setiap hari. Ia menyebut bahwa kesiapan menghadapi audit internasional dibangun melalui komitmen kolektif, khususnya dari tim operasional dan pengendalian kualitas. Temuan minor yang muncul pun langsung ditindaklanjuti, sehingga audit berjalan lancar dan sukses.
Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Pertamina dalam menjaga standar kualitas dan keselamatan layanan aviasi di wilayah operasional. Ia menekankan bahwa AFT Hasanuddin berperan penting dalam menopang konektivitas udara di kawasan Indonesia Timur, sehingga keandalan dan kualitas layanan harus terus dipertahankan. Pencapaian ini juga menjadi motivasi untuk terus mendorong perbaikan berkelanjutan guna mempertahankan dan meningkatkan kualitas operasional di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

The Weeknd Siap Tampil di Jakarta, 26-27 September 2026
Konser tunggal pertama The Weeknd di Jakarta digelar di Stadion Internasional Jakarta pada 26 dan 27 September 2026 dengan setlist yang diprediksi mencakup sekitar 38 lagu ikonik dari berbagai era kariernya.
13 September 2026

Pezeshkian Tegaskan Ketahanan Iran Hadapi Tekanan AS-Israel
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan tekad negaranya tidak akan menyerah terhadap tekanan AS dan Israel dalam pidato di New Delhi, sementara India soroti risiko keamanan maritim dan ketergantungan energi akibat krisis di Selat Hormuz.
12 September 2026

Volkswagen Siapkan PHK 60 Ribu Karyawan, Biaya Capai Rp334 Triliun
Perusahaan otomotif Jerman Volkswagen akan menanggung biaya hingga 16 miliar euro atau sekitar Rp334 triliun untuk restrukturisasi besar-besaran, termasuk pemutusan hubungan kerja hingga 60.000 karyawan secara global.
12 September 2026

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026
Berita Lainnya

Konten Kreator Kantong Merah Merambah Pungut Sampah di Kota Kendari
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Cuaca Ekstrem Berdampak pada Harga Ikan di Pasar Tradisional
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Rumah Bordil dan Alkohol Tradisional Tersembunyi di Sultra
Selasa, 15 September 2026, 03.12 WITA

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA


