Banjir Parah Genangi Barcelona Akibat Hujan Ekstrem
Hujan deras selama dua hari memicu banjir besar di Barcelona, melumpuhkan transportasi, menenggelamkan kendaraan, dan memicu pencarian warga hilang.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 21.06 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kota Barcelona dilanda banjir besar pada Kamis, 17 September 2026, setelah curah hujan ekstrem mengguyur wilayah Catalonia sejak Rabu. Genangan air mencapai ketinggian hingga menutupi seluruh badan jalan di sejumlah titik, termasuk terowongan yang menjadi jalur utama. Mobil-mobil yang terjebak di tengah genangan tampak seperti hewan terperangkap di kubangan, menurut laporan lokal yang menggambarkan kondisi kota dalam keadaan lumpuh.
Badan Meteorologi Nasional Spanyol, AEMET, mengeluarkan peringatan cuaca tingkat merah untuk wilayah pesisir Barcelona, menandai kejadian cuaca ekstrem dengan risiko tinggi. Peringatan tersebut menyertai penutupan jalan-jalan utama, gangguan transportasi massal, serta pembatalan sejumlah penerbangan dari Bandara El Prat. Otoritas kota juga melaporkan kerusakan infrastruktur dan kerugian ekonomi akibat aktivitas yang terhenti secara mendadak.
Dalam situasi darurat, petugas penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi kendaraan yang terjebak dan menyelamatkan warga yang terjebak di area terendam. Salah satu upaya terus berlanjut untuk menemukan seorang wanita yang diduga hanyut akibat arus banjir di kawasan Garraf, sebelah selatan kota. Tim pencarian masih aktif melakukan penyisiran di area rawan banjir, didukung peralatan khusus dan koordinasi lintas instansi.
Data resmi mencatat curah hujan di sejumlah wilayah Catalonia melampaui 90 liter per meter persegi dalam waktu singkat, angka yang sangat tinggi dan jauh di atas rata-rata bulanan. Penutupan jalan dan kerusakan infrastruktur menjadi dampak langsung dari peristiwa ini, yang diperkirakan akan memicu evaluasi menyeluruh terhadap sistem mitigasi bencana di wilayah perkotaan.
Pemerintah kota menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat sistem peringatan dini dan infrastruktur drainase guna mencegah kejadian serupa di masa depan. Upaya ini sejalan dengan langkah strategis nasional dalam menghadapi tren cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Kenalkan Rasa Tanah Air di Nagoya
Atlet bulu tangkis putri Indonesia menikmati makanan khas Tanah Air dan berinteraksi dengan atlet cabang lain saat berkunjung ke Rumah Indonesia di Nagoya.
20 September 2026

Sepeda Menjadi Gaya Hidup Modern di Kota-Kota Besar
Bersepeda kini lebih dari sekadar olahraga, menjadi bagian integral dari mobilitas, komunitas, dan gaya hidup sehat di berbagai kota Indonesia.
20 September 2026

Pramono dan Mamdani Bahas Kerja Sama Kota, Buka Bicara Soal Fans Knicks
Gubernur DKI Pramono Anung dan Walikota New York Zohran Mamdani menegaskan komitmen kolaborasi kota besar dalam forum U20 Mayors Summit 2026, sambil berbagi minat bersama sebagai penggemar New York Knicks.
20 September 2026

Martin Ungguli Marquez di MotoGP Austria 2026
Jorge Martin diprediksi keluar sebagai pemenang MotoGP Austria 2026, menyusul dominasi dalam sprint race dan keunggulan tiga poin di klasemen.
20 September 2026
Berita Lainnya

43 Negara Hadiri Parade Budaya di Konferensi Polisi Wanita Bali
Minggu, 20 September 2026, 21.30 WITA

Thai Tea dan Milk Tea: Dua Minuman dengan Cita Rasa Berbeda
Minggu, 20 September 2026, 21.27 WITA

Americano Aman untuk Penderita Asam Lambung? Ini Fakta Medisnya
Minggu, 20 September 2026, 21.27 WITA

Jongno 3-ga Puncak Kekerenan Dunia 2026
Minggu, 20 September 2026, 21.23 WITA

Keselamatan di Laut: Langkah Praktis Saat Kondisi Darurat
Minggu, 20 September 2026, 21.21 WITA

Honor Magic9 Siap Meluncur dengan Teknologi Kamera Sinematik
Minggu, 20 September 2026, 21.13 WITA

Kosongkan Memori HP Tanpa Hilangkannya Foto di Google Photos
Minggu, 20 September 2026, 21.13 WITA

Santunan Korban KMP Virgo Transport 8 Capai Rp70 Juta per Jiwa
Minggu, 20 September 2026, 21.02 WITA

