Thai Tea dan Milk Tea: Dua Minuman dengan Cita Rasa Berbeda
Survei terhadap 300 konsumen menunjukkan perbedaan mendasar antara Thai tea dan milk tea dalam hal asal, bahan, warna, rasa, dan penyajian.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 21.27 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 5x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Minuman berbasis teh yang populer di kalangan generasi muda kini menunjukkan keberagaman karakter antara Thai tea dan milk tea. Berdasarkan data survei Jakpat yang melibatkan 300 responden dalam periode 14–21 Juli 2026, keduanya menduduki posisi teratas sebagai pilihan minuman segar yang dikonsumsi secara rutin dalam tiga bulan terakhir. Meski sering dikira sama, keduanya memiliki fondasi berbeda yang menentukan identitas masing-masing.
Asal dan jenis teh yang digunakan menjadi pembeda utama. Milk tea tidak terikat pada satu negara tertentu dan dapat dibuat dengan berbagai jenis teh, seperti assam, earl grey, atau ceylon. Sementara itu, Thai tea berasal dari Thailand dan menggunakan teh hitam khas negara tersebut, yang sering dikombinasikan dengan rempah seperti adas bintang, kapulaga, dan biji asam jawa untuk menciptakan aroma khas.
Warna menjadi indikator visual yang paling mencolok. Milk tea umumnya berwarna cokelat muda hingga krem, tergantung komposisi teh dan susu. Sebaliknya, Thai tea menampilkan warna jingga hingga oranye kemerahan, hasil dari campuran rempah dan pewarna makanan merah yang diterapkan secara khas. Tampilan ini membuatnya mudah dikenali di antara minuman lainnya.
Dari segi tekstur dan rasa, perbedaan semakin jelas. Milk tea memiliki rasa yang lebih lembut dan fleksibel, tergantung pada jenis susu dan perbandingan bahan. Sementara Thai tea menawarkan rasa yang lebih pekat dan kompleks, dengan sentuhan rempah yang khas, yang menjadi ciri khas saat dicampur susu kental manis atau susu evaporasi. Hasilnya, minuman ini terasa creamy dan manis dengan karakter yang kuat.
Penyajian juga menunjukkan perbedaan budaya. Milk tea sering disajikan dingin atau panas, dengan berbagai topping seperti boba, jelly, atau pudding, terutama dalam bentuk bubble tea. Thai tea lebih sering disajikan dingin dengan es batu, tanpa topping, menekankan kesederhanaan dan keseimbangan antara teh, susu, gula, dan rempah sebagai elemen utama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Americano Aman untuk Penderita Asam Lambung? Ini Fakta Medisnya
Penderita asam lambung perlu waspada terhadap americano meski tanpa susu atau gula, karena kandungan kafein dalam kopi tetap dapat memicu gejala refluks.
20 September 2026

Jongno 3-ga Puncak Kekerenan Dunia 2026
Kawasan kuliner Jongno 3-ga di Seoul dinobatkan sebagai wilayah paling keren di dunia tahun 2026 berdasarkan penilaian jaringan editor dan penulis global.
20 September 2026

Saa Waan Thai Bistro Hadirkan Autentisitas Rasa di Tengah Jakarta
Restoran Saa Waan di SCBD menawarkan pengalaman kuliner Thailand autentik dengan sentuhan modern, dari hidangan pembuka hingga minuman teh artisan.
20 September 2026

Kopi Hitam atau Kopi Susu, Mana yang Lebih Ramah Asam Lambung?
Penderita asam lambung perlu memilih jenis kopi dengan hati-hati, karena baik kopi hitam maupun kopi susu dapat memicu gejala jika dikonsumsi secara berlebihan atau tidak sesuai kondisi tubuh.
20 September 2026
Berita Lainnya

43 Negara Hadiri Parade Budaya di Konferensi Polisi Wanita Bali
Minggu, 20 September 2026, 21.30 WITA

Tim Bulu Tangkis Putri Indonesia Kenalkan Rasa Tanah Air di Nagoya
Minggu, 20 September 2026, 21.29 WITA

Sepeda Menjadi Gaya Hidup Modern di Kota-Kota Besar
Minggu, 20 September 2026, 21.26 WITA

Keselamatan di Laut: Langkah Praktis Saat Kondisi Darurat
Minggu, 20 September 2026, 21.21 WITA

Honor Magic9 Siap Meluncur dengan Teknologi Kamera Sinematik
Minggu, 20 September 2026, 21.13 WITA

Kosongkan Memori HP Tanpa Hilangkannya Foto di Google Photos
Minggu, 20 September 2026, 21.13 WITA

Banjir Parah Genangi Barcelona Akibat Hujan Ekstrem
Minggu, 20 September 2026, 21.06 WITA

Pramono dan Mamdani Bahas Kerja Sama Kota, Buka Bicara Soal Fans Knicks
Minggu, 20 September 2026, 21.02 WITA

