Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

43 Negara Hadiri Parade Budaya di Konferensi Polisi Wanita Bali

Parade of Nations di Bali menampilkan keberagaman budaya dari 43 negara peserta konferensi Asosiasi Polisi Wanita Internasional, memperkuat kolaborasi global dalam penegakan hukum.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 21.30 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
43 Negara Hadiri Parade Budaya di Konferensi Polisi Wanita Bali📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Sebanyak 43 negara berpartisipasi dalam Parade of Nations yang menjadi bagian dari International Association of Women Police (IAWP) Training Conference di Denpasar, Bali, pada Minggu, 20 September 2026. Acara yang berlangsung di tengah keramaian kota, menampilkan delegasi polisi wanita dari berbagai belahan dunia yang tampil dengan kostum khas masing-masing negara, mencerminkan keragaman budaya dan identitas profesional mereka. Parade ini tidak hanya menjadi ajang perayaan internasional, tetapi juga sarana promosi budaya Indonesia kepada para peserta dari luar negeri.

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat, diikuti oleh para perwakilan kepolisian wanita, pejabat daerah, dan tokoh militer dari Bali. Kehadiran Gubernur Bali Wayan Koster, Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya, serta perwakilan TNI dari Komando Daerah Militer IX/Udayana, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun kerja sama lintas negara di bidang keamanan dan kepolisian. Kehadiran para tokoh ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memperkuat stabilitas dan keadilan sosial.

Ketika parade mencapai puncaknya, para delegasi turut serta dalam tarian tradisional Bali yang dibawakan oleh seniman lokal. Interaksi antara peserta asing dan penari lokal menciptakan suasana persahabatan yang hangat dan simbolis dari kebersamaan global. Acara ini menjadi momen penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia secara langsung, sekaligus menunjukkan Bali sebagai pusat dialog internasional yang inklusif dan dinamis.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkuat jaringan profesional antar negara, memperluas pengetahuan tentang praktik terbaik dalam kepolisian, serta mendorong inklusi gender dalam institusi keamanan. Dengan hadirnya delegasi dari berbagai benua, konferensi menunjukkan komitmen global terhadap penguatan peran perempuan dalam penegakan hukum. Melalui kerja sama internasional, diharapkan dapat tercipta sistem keamanan yang lebih adil, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya