Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

China dan ASEAN Tandatangani Protokol Perdagangan Bebas Lanjutan

China dan ASEAN resmi menandatangani protokol pembaruan perjanjian perdagangan bebas, menyusul proses hukum yang sedang berjalan untuk penerapan lebih lanjut.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 17.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
China dan ASEAN Tandatangani Protokol Perdagangan Bebas Lanjutan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah China mengumumkan penandatanganan Protokol Peningkatan Perjanjian Perdagangan Bebas China-ASEAN (CAFTA 3.0) dalam acara pembukaan China-ASEAN Expo di Nanning. Wakil Perdana Menteri China, Ding Xuexiang, menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan hasil dari negosiasi intensif sejak 2022 dan kini telah mencapai tahap finalisasi hukum, dengan proses implementasi sedang dipercepat oleh kedua belah pihak.

Kerja sama perdagangan baru ini dirancang untuk memperkuat keterbukaan ekonomi di kawasan, serta memperluas kerja sama ke sektor-sektor inovatif seperti ekonomi digital dan ekonomi hijau. Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan modern, CAFTA 3.0 diharapkan mampu meningkatkan efisiensi perdagangan dan memperluas akses pasar bagi produk-produk dari kedua belah pihak.

Pada pertemuan terpisah di Beijing, Menteri Koordinator Ekonomi Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan, menyampaikan harapan Indonesia untuk mempelajari pengalaman pembangunan China, khususnya dalam pelaksanaan Rencana Lima Tahun ke-15. Ia menekankan pentingnya memperdalam kolaborasi di bidang strategis seperti kecerdasan buatan, bioteknologi, kesehatan, manufaktur canggih, dan keuangan digital.

Luhut menegaskan bahwa Indonesia melihat China sebagai mitra strategis jangka panjang dalam pembangunan nasional, dengan hubungan yang telah terjalin erat dan dipercaya masyarakat. Ia menekankan komitmen Indonesia untuk mewujudkan kemitraan komprehensif melalui hasil konkret yang memberi manfaat nyata bagi rakyat kedua negara.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyambut positif langkah Indonesia dalam memperkuat kemitraan strategis, termasuk keputusan untuk bergabung dengan Organisasi Kerja Sama Kecerdasan Buatan Dunia. Ia menegaskan bahwa kerja sama dengan Indonesia tidak hanya berdampak bilateral, tetapi juga berkontribusi pada penguatan negara-negara Global South secara kolektif. China siap mendukung inovasi bersama, pertukaran SDM, serta pengembangan teknologi seperti biofarmasi dan teknologi informasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya