China Perkuat Diplomasi Budaya Lewat Drama Mikro Global
Pemerintah China mempercepat ekspansi drama mikro sebagai alat diplomasi budaya, didukung produksi masif dan teknologi AI, dengan target penetrasi pasar internasional dalam lima tahun ke depan.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 17.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah China kini mengangkat industri drama mikro sebagai bagian strategis dari kebijakan diplomasi budaya global, seiring meningkatnya daya tarik format tayangan berdurasi singkat di pasar internasional. Melalui pernyataan resmi, pihak Administrasi Radio dan Televisi Nasional Tiongkok (NRTA) menegaskan bahwa konten audio visual berdurasi pendek berperan sebagai jembatan emosional dalam mempererat hubungan antarbangsa. Langkah ini menjadi bagian dari rencana sistematis dalam Rencana Lima Tahun ke-15 (2026–2030) untuk memperluas pengaruh budaya Tiongkok melalui media digital.
Dalam periode yang sama, NRTA telah mengeluarkan pedoman pengelolaan pengembangan drama mikro sejak Agustus 2026, sambil mempercepat penyusunan undang-undang baru di bidang penyiaran. Upaya ini mencakup penguatan sistem penyiaran darurat dan perluasan kerja sama inovatif dengan negara-negara Afrika. Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya kualitas konten yang diekspor, meski memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan secara luas untuk mempercepat produksi.
Pada delapan bulan pertama 2026, jumlah judul drama mikro yang dirilis mencapai 430 ribu, dengan lebih dari 90 persen dibuat menggunakan AI. Jumlah ini melonjak 13 kali lipat dibandingkan total produksi tahun sebelumnya. Di dalam negeri, pengguna drama mikro telah melampaui 800 juta orang, dengan nilai pasar yang mencapai 100 miliar yuan atau setara Rp264,37 triliun. Kenaikan signifikan ini mencerminkan transformasi struktural dalam industri kreatif Tiongkok.
Untuk menjamin keberlanjutan dan integritas budaya, regulator mewajibkan pelabelan transparan atas karya berbasis AI, perlindungan hak cipta terhadap suara dan wajah, serta penarikan puluhan ribu konten yang melanggar aturan. Direktur Manajemen Program Audio Visual Online NRTA, Wang Xiaoliang, menegaskan bahwa efisiensi produksi tidak boleh mengorbankan kualitas. Dengan teknologi generator video berbasis AI, pembuatan adegan kini dapat dilakukan sepenuhnya secara digital, memudahkan penetrasi narasi budaya Tiongkok ke pasar global tanpa hambatan budaya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Trump Blokir Akses Tiga Media ke Gedung Putih
Presiden AS Donald Trump menarik akses wartawan CNN, MS NOW, dan Politico ke kompleks Gedung Putih sebagai respons atas pemberitaan yang dianggap menyesatkan.
20 September 2026

China dan ASEAN Tandatangani Protokol Perdagangan Bebas Lanjutan
China dan ASEAN resmi menandatangani protokol pembaruan perjanjian perdagangan bebas, menyusul proses hukum yang sedang berjalan untuk penerapan lebih lanjut.
20 September 2026

Menteri Transportasi Malaysia Undur Diri Protes Pengampunan Najib
Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke mengundurkan diri sebagai bentuk protes terhadap pengampunan bersyarat yang diberikan kepada mantan Perdana Menteri Najib Razak, sambil memastikan stabilitas pemerintahan tetap terjaga.
20 September 2026

SKD Sekolah Kedinasan 2026 Dimulai 22 September dengan Passing Grade Jelas
Seleksi Kompetensi Dasar untuk jalur sekolah kedinasan 2026 resmi dimulai 22 September, dengan ambang batas nilai yang telah ditetapkan secara khusus untuk setiap mata ujian.
20 September 2026
Berita Lainnya

Freeport Siapkan Tambang Kucing Liar dengan Investasi Rp25 Triliun
Minggu, 20 September 2026, 17.50 WITA

Pengukuran Rumah Presiden, Langkah Nyata Mar'ie Muhammad Tegakkan Keadilan Pajak
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

Penerimaan Pajak Digital Capai Rp57,23 Triliun hingga Agustus 2026
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

Tujuh Negara Dunia Bebas Utang, Rasio PDB Terendah
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

WNI Diduga Jadi Korban Penipuan Uang Palsu di Kasino Singapura
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

Kawah Anak Krakatau Tampak Seperti Telur Ceplok Akibat Aktivitas Vulkanik
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

Pertamina Puncaki Daftar Perusahaan Terbesar di Indonesia
Minggu, 20 September 2026, 17.48 WITA

Buffett Resmi Serahkan Kepemimpinan Berkshire Hathaway
Minggu, 20 September 2026, 17.48 WITA

