Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Buffett Resmi Serahkan Kepemimpinan Berkshire Hathaway

Warren Buffett melepas jabatan ketua Berkshire Hathaway setelah 60 tahun, menyerahkan tongkat estafet kepada putranya Howard Buffett sebagai ketua non-eksekutif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 17.48 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Buffett Resmi Serahkan Kepemimpinan Berkshire Hathaway📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Warren Buffett, legenda investasi global yang kini berusia 96 tahun, secara resmi melepas jabatan sebagai ketua Berkshire Hathaway pada Jumat (18/9/2026), menandai akhir era kepemimpinannya yang berlangsung lebih dari enam dekade. Ia kini menjabat sebagai Chairman Emeritus, sementara Howard Buffett, putra sulungnya yang telah menjadi anggota dewan sejak 1993, mengambil alih peran ketua non-eksekutif. Perubahan ini dilakukan setelah sebelumnya Buffett menyerahkan jabatan CEO kepada Greg Abel, yang telah menjadi kunci utama dalam transisi kepemimpinan selama bertahun-tahun.

Dengan nilai pasar mencapai sekitar US$1,1 triliun, Berkshire Hathaway telah berkembang pesat sejak masa awal sebagai perusahaan tekstil yang hampir bangkrut di New England. Di bawah arahan Buffett, perusahaan ini tumbuh menjadi konglomerasi multi-sektor, meliputi asuransi kendaraan GEICO, operator kereta api BNSF, energi, manufaktur, ritel, hingga jaringan makanan cepat saji Dairy Queen. Investasi saham strategisnya, termasuk Apple, American Express, Alphabet, dan Coca-Cola, turut menjadi pilar keberhasilan perusahaan.

Dalam surat kepada para pemegang saham, Buffett menyampaikan keyakinan mendalam terhadap masa depan perusahaan. “Waktu Tuhan selalu menang. Dia telah sangat baik kepada saya,” tulisnya. Ia menegaskan bahwa meski telah melepas jabatan ketua, ia tetap aktif sebagai anggota dewan direksi dan akan terus memberikan nasihat strategis. Keputusannya dianggap sebagai bagian dari rencana suksesi jangka panjang yang telah dipersiapkan secara matang, bukan kejutan mendadak.

Pasar reaksi terhadap pergantian kepemimpinan ini tergolong tenang. Saham Berkshire Hathaway menguat sekitar 0,4% pada perdagangan hari itu. Analis menyebut transisi ini sebagai bukti kematangan sistem tata kelola perusahaan, dengan Brian Jacobsen dari Annex Wealth Management menyatakan bahwa ini bukan perubahan mendadak, melainkan penyelesaian dari rencana suksesi yang telah direncanakan sejak lama. Howard Buffett menegaskan komitmennya untuk menjaga budaya Berkshire yang sederhana, adil, dan terbuka—prinsip yang menjadi fondasi keberhasilan perusahaan selama ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya