Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Protes Pro-Palestina Guncang Konser Ed Sheeran di Philadelphia

Unjuk rasa pro-Palestina digelar di dekat stadion konser Ed Sheeran di Philadelphia, menyusul pemecatan Macklemore dari tur karena dukungan terhadap Palestina.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 17.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Protes Pro-Palestina Guncang Konser Ed Sheeran di Philadelphia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Puluhan demonstran yang mendukung Palestina menggelar aksi di depan Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada Sabtu (19/9), menjelang dimulainya konser tur Ed Sheeran. Aksi tersebut menjadi bentuk protes terhadap keputusan penyelenggara yang memutus kerja sama dengan musisi Macklemore, yang sebelumnya menyatakan dukungan terhadap rakyat Palestina dalam pertunjukan publik.

Pemecatan Macklemore dari tur Ed Sheeran dipicu oleh larangan dari Robert Kraft, pemilik stadion, yang menolak tampilnya musisi tersebut karena konten politik yang dianggap sensitif. Keputusan ini memicu reaksi luas di kalangan seniman, dengan sejumlah pembuka konser lainnya memilih mundur dari tur sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore.

Aksi demonstrasi di Philadelphia tidak hanya menyoroti isu kemanusiaan di Palestina, tetapi juga menyoroti tekanan yang dialami seniman saat berada di tengah dinamika politik global. Unjuk rasa berlangsung dengan tertib, diikuti dengan pembacaan pernyataan yang menekankan pentingnya kebebasan berekspresi dalam dunia musik.

Ed Sheeran sendiri tidak mengeluarkan pernyataan resmi terkait pemecatan Macklemore, namun dalam beberapa kesempatan sebelumnya menyatakan bahwa ia menghargai kebebasan berpendapat. Namun, keterlibatan pihak-pihak dengan kekuatan ekonomi dan politik seperti Kraft memperlihatkan kompleksitas dalam menyeimbangkan nilai seni dengan kepentingan bisnis.

Kegiatan protes ini menegaskan bahwa dunia hiburan tidak terlepas dari isu-isu global, terutama yang menyangkut hak asasi manusia dan keadilan sosial. Aksi di Philadelphia menjadi simbol bahwa seni dan musik bisa menjadi alat perlawanan yang kuat, bahkan dalam konteks pertunjukan besar yang diselenggarakan di tempat-tempat berpengaruh.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Tonton Videonya

Berita Terkait

Berita Lainnya